LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Wapres JK resmikan FRCC kilang Cilacap

"Pemerintah mendukung upaya-upaya bagi terwujudnya kemandirian energi nasional."

2015-11-26 20:06:50
kilang
Advertisement

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla meresmikan pengoperasian Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) kilang Cilacap, hari ini. Proyek senilai USD846,89 juta itu mengolah Low Sulfur Waxy Residue (LSWR) sebanyak 62 ribu barel per hari (bph) menjadi produk bernilai tinggi, High Octane Mogas Component (HOMC) 37 ribu bph.

Sebagian besar bakal kembali diproses menjadi premium. Dengan begitu, produksi premium dari FRCC Cilacap bisa meningkat dari saat ini 61 ribu bph menjadi 91 ribu bph. Sehingga impor premium bisa ditekan.

"Pemerintah mendukung upaya-upaya bagi terwujudnya kemandirian energi nasional. Di antaranya dengan meningkatkan produksi BBM nasional untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat," kata JK di Cilacap, Kamis (26/11).

Advertisement

Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto menambahkan pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas kilang di Tanah Air. Langkah tersebut dinilai bisa menekan impor sehingga devisa negara hemat USD 22 juta per hari.

"Melalui Program Langit Biru Cilacap (PLBC) yang dimulai dengan pengoperasian RFCC akan mampu meningkatkan produksi BBM dengan oktan tinggi. Sampai 2019, nantinya kilang minyak tidak lagi menghasilkan premium, karena telah dikonversi menjadi pertamax dengan RON 92," katanya.

"Dalam proyek yang merupakan bagian dari refinery development master plan (RDMP) tersebut, bakal menghabiskan investasi senilai USD 5,5 miliar," ujarnya.

Advertisement

Baca juga:
Daya beli masyarakat turun, pemerintah diminta pangkas harga BBM
Soal pengembangan Blok Masela, Luhut sependapat dengan Rizal Ramli
DPR: UU jamin peran trader swasta dalam usaha hilir migas
'Trader bermodal kertas bikin pengembangan infrastruktur gas mandek'
Gerakan hemat energi, ESDM beri penghargaan ke perusahaan

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.