Wapres JK: Bank jangan beri kredit untuk spekulasi tanah
Wakil Presiden, Jusuf Kalla mengingatkan industri keuangan dalam negeri, terutama perbankan untuk tidak memberi kredit atau pembiayaan guna spekulasi lahan. Menurut JK, hal ini akan menimbulkan ketidakadilan di tengah masyarakat. Menurut JK, tak ada gunanya perbankan tumbuh kalau hanya menciptakan ketidakadilan.
Wakil Presiden, Jusuf Kalla mengingatkan industri keuangan dalam negeri, terutama perbankan untuk tidak memberi kredit atau pembiayaan guna spekulasi lahan. Menurut JK, hal ini akan menimbulkan ketidakadilan di tengah masyarakat.
"Jangan beri kredit buat spekulasi lahan. Kebijakan mendasar industri keuangan haris jadi kebahagian kita semua," ucap JK dalam acara pertemuan tahunan pelaku industri keuangan di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (13/1).
Menurut JK, tak ada gunanya perbankan tumbuh kalau hanya menciptakan ketidakadilan. Seharusnya, sektor keuangan membantu dan menjamin keadilan kepada semua masyarakat. Jika dana dikucurkan untuk spekulasi lahan, maka hanya untuk kepentingan orang kaya saja.
"Kita tak ingin ada kesenjangan seperti ada rumah mewah tapi di belakangnya malah kampung kumuh," tegas JK.
JK kembali mengingatkan agar industri keuangan mengutamakan kesejahteraan bersama, bukan hanya golongan tertentu.
"Harusnya ini kita nikmati bersama. Ini memang bukan hal mudah, tapi mudah jika dijalankan bersama sama. Kita tak ingin lembaga keuangan jadi seperti itu," tutupnya.
Baca juga:
Pemerintah akan gugat PTT EP atas kasus kilang Montara
Temui Luhut, ExxonMobil minta kontrak East Natuna diperbaiki
Avtur mengalami peningkatan konsumsi selama Natal dan Tahun Baru
ExxonMobil tunggu izin Amdal tingkatkan produksi Blok Cepu
Pertamina 'bajak' pegawai Total pengelola Blok Mahakam
Presiden Jokowi: Sangat berbahaya bila terus bergantung BBM impor
Produksi gas Subang Field 2016 capai 103 persen dari target