Usai Lebaran, permintaan gadai kembali menguat
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso mengungkapkan, proyeksi permintaan pembiayaan melalui gadai usai Lebaran kembali menguat. Ini ditandai dengan banyaknya masyarakat yang kembali melakukan transaksi gadai pasca Lebaran kemarin.
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Sunarso mengungkapkan, proyeksi permintaan pembiayaan melalui gadai usai Lebaran kembali menguat. Ini ditandai dengan banyaknya masyarakat yang kembali melakukan transaksi gadai pasca Lebaran kemarin.
"Tahun ini kembali lagi ke tren yang normal ya. Pas Lebaran turun setelah Lebaran cepat naik. Itu artinya cepat sekali kembali ke posisi semula jadi orang balik Lebaran langsung bertransaksi lagi," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat Pegadaian, Jakarta, Senin (6/8).
Sunarso mengatakan, penurunan permintaan gadai saat Lebaran disebabkan banyaknya masyarakat yang menarik kembali barang gadainya untuk keperluan Idul Fitri. Sehingga hal tersebut membuat perseroan mengalami sedikit penurunan.
"Jadi yang mempengaruhi kenapa omset pegadaian turun karena satu orang menarik barangnya untuk dipakai. Dipakai apa? Dipakai mudik," imbuhnya.
Sementara itu, peningkatan tren gadai usai Lebaran emas masih menjadi penyumbang terbesar yakni mencapai 90 persen. Sementara sisanya di luar non emas seperti barang elektronik dan lain-lain.
"Paling banyak porsinya itu yang dijamin adalah emas 90 persen. Sisanya barang barang non emas. Jadi itu artinya dari sisi manajemen betapa amannya bisnis Pegadaian ini," tandasnya.
Baca juga:
Tumbuhkan kepercayaan konsumen, Pegadaian gandeng KPK cegah gratifikasi
Semester I 2018, Pegadaian raup laba Rp 1,3 triliun
Pegadaian hadirkan program ubah sampah rumah jadi tabungan emas di Bekasi
Pegadaian beri hadiah 1 Kg emas kepada Zohri
Sasar kaum milenial, Pegadaian buka kedai kopi di Kalimantan
Gadai barang masih sepi usai Lebaran