LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Usai dibobol, BRI ubah sistem pengamanan pada kartu ATM

Usai dibobol, BRI ubah sistem pengamanan pada kartu ATM. Saat ini pihaknya baru hanya menyediakan sekitar hampir 40 juta nasabah dari 62 juta nasabah yang dimilikinya. Dan penggantian pengamanan pada kartu berupa chip akan diganti sesuai standar.

2018-03-22 17:27:06
Skimming
Advertisement

Direktur Hubungan Kelembagaan BRI, Sis Apik Wijayanto mengungkapkan, kalau pihaknya sudah mengubah sistem pengamanan pada kartu ATM. Pengubahan pasca terjadinya insiden pembobolan bank tersebut.

"Ya jadi salah satu yang kita lakukan adalah penggantian kartu dengan chip ya. Itu secara bertahap terutama yang diindikasi pada yang akan skimming, itu akan kita ganti," ungkap Wijayanto di Hotel Crown, Jakarta Selatan, Kamis (22/3).

Saat ini pihaknya baru hanya menyediakan sekitar hampir 40 juta nasabah dari 62 juta nasabah yang dimilikinya. Dan penggantian pengamanan pada kartu berupa chip akan diganti sesuai standar.

Advertisement

"Yang sudah chip masih over all ya, secara bertahap masih kita ganti tahun ini akan kita percepat untuk pergantian chipnya cuma ATM kita sudah pasang pengamanan juga. Jadi sekali lagi, skimming tidak hanya di bank BRI saja tapi yang lainnya juga ada tapi overall kita sudah melakukan patroli di semua atm yang ada BRI untuk hindari skimming," tandasnya.

Sementara itu, Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, kasus skimming atau pembobolan bank masih terus ditangani. Karena sudah sekitar 13 bank di Indonesia yang dilakukan pembobolan oleh beberapa orang yang merupakan Warga Negara Asing (WNA).

"Kasus skimming ini tidak hanya terkait dengan BRI dan bank lain juga, oleh sebab itu Polri mengimbau kepada bank untuk meningkatkan keamanan dan infrastruktur baik itu sistemnya juga. Kalau untuk yang sekarang sudah ditangani kita tetap tangani sesuai prosedur nanti kita lihat terkait dengan BRI ada berapa," kata Setyo.

Advertisement

Lebih lanjut Setyo menuturkan, polisi masih terus melakukan penyelidikan. Saat ini masih ada Rp 200 jutaan kerugian yang sudah dikembalikan sekitar 50 orang nasabah.

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.