Undang 32 wali kota, Jokowi jelaskan tekanan ekonomi dunia dan revolusi industri 4.0
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil 32 Wali Kota ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Saat memberikan sambutan, Presiden Jokowi berpesan agar para wali kota mempersiapkan diri menghadapi perubahan ekonomi dunia yang bergerak sangat dinamis.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memanggil 32 Wali Kota ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Saat memberikan sambutan, Presiden Jokowi berpesan agar para wali kota mempersiapkan diri menghadapi perubahan ekonomi dunia yang bergerak sangat dinamis.
Presiden Jokowi menyebut, tekanan ekonomi yang terjadi saat ini dipengaruhi faktor eksternal. Ketidakpastian dunia dan pelemahan Rupiah ditimbulkan akibat sejumlah kebijakan Amerika Serikat (AS) seperti perang dagang dan kenaikan suku bunga acuan The Fed.
"Semua negara merasakan bukan hanya Indonesia. Baik yang berkaitan dengan perang dagang antara Amerika Serikat dan China, juga yang berkaitan dengan kenaikan suku bunga The Fed di Amerika yang kita tidak bisa mengintervensi apapun" kata Presiden Jokowi di Ruang Garuda Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (23/7).
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengingatkan, saat ini revolusi industri 4.0 juga bergerak sangat cepat. Menurut prediksi McKinsey Global Institute, perubahan revolusi industri 4.0 bergerak 3.000 kali lebih cepat dari revolusi industri yang pertama.
Presiden Jokowi menginginkan, para wali kota di Tanah Air mulai mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang matang untuk menghadapi revolusi industri 4.0. "Yang kita mau siapkan sekarang ini adalah SDM, sumber daya manusia kita. Kalau selama empat tahun ini kita konsentrasi dan fokus ke infrastruktur berikutnya bisa pada tahapan besar adalah persiapan SDM," ujar dia.
Wali Kota yang hadir di antaranya Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Wali Kota Metro Achmad Pairin, Wali Kota Bogor Bima Arya, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito, dan Wali Kota Jambi Sy Fasha. Ada juga Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Wali Kota Tarakan Sofian Raga, Wali Kota Probolinggo Rukmini, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, dan Wali Kota Pekalongan Saelany Mahfudz.
Kemudian ada Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, Wali Kota Salatiga Yuliyanto, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Wali Kota Banjar Ade Uu Sukaesih, dan Wali Kota Binjai H.M Idaham. Wali Kota Bandar Lampung Herman HN, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, dan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin.
Baca juga:
Menko Darmin sebut nilai tukar dalam bahaya jika tembus Rp 20.000 per USD
Menko Darmin: Donald Trump marah karena The Fed terus naikkan suku bunga acuan
Pelemahan Rupiah 4 tahun terakhir jauh lebih baik dibanding 1998
Rupiah terjatuh hingga 14.500 per USD, BI pastikan Indonesia tak sendiri
BI dituding jadi salah satu penyebab Rupiah terpuruk hingga 14.500/USD, ini alasannya
Rupiah terpuruk sentuh 14.500 per USD, ini respons Menko Darmin