UMKM semringah perdagangan gula rafinasi gunakan mekanisme lelang
Kementerian Perdagangan mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.16/M-DAG/PER/2017 tentang perdagangan gula kristal rafinasi (GKR) melalui pasar lelang komoditas. Dengan keluarnya peraturan ini, GKR hanya diperdagangkan melalui mekanisme pasar lelang komoditas yang dijalankan secara online.
Kementerian Perdagangan mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No.16/M-DAG/PER/2017 tentang perdagangan gula kristal rafinasi (GKR) melalui pasar lelang komoditas. Dengan keluarnya peraturan ini, GKR hanya diperdagangkan melalui mekanisme pasar lelang komoditas yang dijalankan secara online.
Ketua Koperasi Ritel Tambun, Suyono menyambut baik aturan tersebut. Menurutnya, pemerintah memberi angin segar bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), khususnya di sektor industri makanan-minuman, untuk mendapat gula rafinasi melalui lelang. Sebab, selama ini UKM harus berebut mencari gula rafinasi dan sering tidak mendapat jatah dari pabrik-pabrik gula rafinasi.
"Kami senang karena lelang ini bisa memberi kepastian ketersediaan barang dan harga yang kompetitif. Kami tidak minta harga murah, tetapi harga yang wajar dan barangnya ada. Ini yang kami perjuangkan sejak 2006," ujar Suyono, di Jakarta, Sabtu (17/6).
Suyono menjelaskan, pembelian gula rafinasi skala kecil selama ini dilakukan melalui distributor. Akibatnya, harga yang diperoleh lebih tinggi dibanding industri besar yang bisa bertransaksi ke pabrik.
"Pelaku UKM makanan-minuman tahu bahwa gula rafinasi itu bagus. Kualitasnya bagus dan umurnya panjang sehingga permintaan dari UKM selalu naik," katanya.
Dengan mekanisme baru, pasar lelang GKR bersifat online dan real time dengan metode permintaan beli (bid) dan penawaran (offer) pada volume 1,5 dan 25 ton. "Dengan lelang ini, yang juga sangat penting bagi kami adalah adanya jaminan kontinuitas pasokan kepada kami dari pabrik, sehingga produksi kami juga bisa kontinu."
Suyono percaya produk UKM makanan-minuman akan lebih bersaing jika mendapat kepastian pasokan yang membuat harga produk UKM semakin kompetitif. "Lelang ini cara yang bagus, transparan, dan harus didukung semua pihak. Kami pengusaha kecil sudah capek ditendang-tendang ke sana-sini oleh pabrik-pabrik mencari gula rafinasi," pungkasnya.
Baca juga:
Mendag tetap ngotot gula rafinasi dijual lewat lelang
Kunjungi lima pabrik gula, mendag minta HET dicantumkan di kemasan
BUMN diminta hentikan pembangunan di eks pabrik gula Colomadu
Gula rafinasi ilegal beredar di Maros, warga diminta tak mengonsumsi
Wali Kota Semarang marah ada pedagang jual gula di atas harga eceran
Polisi bongkar pratik pengoplosan beras dan gula di Kemayoran
Polda Metro bongkar penimbunan puluhan ton beras di Kemayoran