LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

UKM ini pamerkan sajadah busa seharga Rp 150.000 di Halal Lifestyle Expo

Salah satu produk yang dipamerkan adalah kreasi sajadah unik yang dibuat dari bahan busa maupun polyester. Pantauan merdeka.com sepintas sajadah hasil kreasi CNRA Sajadah Cinta ini menyerupai kasur tipis. Sajadah tersebut dibanderol dengan harga yang amat terjangkau antara Rp 150.000 hingga Rp 700.000.

2017-10-21 17:00:00
UKM
Advertisement

Indonesia Halal Lifestyle Center menyelenggarakan Indonesia International Halal Lifestyle Expo and Conference di Balai Kartini. Adapun dalam pameran yang berlangsung dari tanggal 19 Oktober hingga 21 Oktober 2017 ini dipamerkan berbagai macam kreasi di sektor bisnis halal seperti kuliner dan fashion.

Salah satu produk yang dipamerkan adalah kreasi sajadah unik yang dibuat dari bahan busa maupun polyester. Pantauan merdeka.com sepintas sajadah hasil kreasi CNRA Sajadah Cinta ini menyerupai kasur tipis.

"Ini mulanya karena saya berpikir bagaimana supaya orang itu bisa sholat, berdzikir dengan nyaman," ungkap Refni Desti, pemilik CNRA Sajadah Cinta di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Sabtu (21/10).

Advertisement

Refni mengatakan sajadah yang dijualnya ini dibanderol dengan harga yang amat terjangkau antara Rp 150.000 hingga Rp 700.000, tergantung bahan baku yang diperlukan.

"Kalau yang mahal itu, biasanya kita kreasi dengan batik ya," kata dia.

Perkembangan bisnisnya terbilang cukup baik. Usaha yang dia mulai sejak tahun 2007 ini memiliki pendapatan yang tidak sedikit. Pemasukan antara Rp 50 juta sampai Rp 100 juta kerap dia kantongi per bulannya.

Advertisement

Tak hanya itu, Sarjana Pendidikan Islam ini mengatakan produknya kerap dijual ke luar negeri. Negara-negara tetangga seperti Singapura, Brunei Darussalam, dan Filipina telah menjadi pasar bagi sajadah yang dia produksi.

"Keluar negeri juga ya. Biasanya itu saya buat khusus sesuai permintaan di sana," tandasnya.

Refni menekankan tujuan utama dia berbisnis tak semata untuk mendapat untung, tapi juga berbagi bakat dan ide dengan sesama.

"Saya itu ngajak ibu-ibu rumah tangga juga lansia buat jadi pengrajin. Ngerjainnya di rumah, sambil momong anak, nggak perlu keluar rumah kan. Jadi bisa kerja sambil ngurus-ngurus rumah," tandasnya.

Baca juga:
Di 3 tahun Jokowi-JK, pemerintah sukses jaga keberlangsungan pelaku usaha kecil
Pemerintah pastikan perjanjian perdagangan bebas IEU-CEPA untungkan UKM
Kadin incar investasi di Laos untuk jadi hub Indonesia ke pasar ASEAN dan China
Menko Darmin blak-blakan jurus pemerintah majukan UKM lokal
Sanjungan tinggi Presiden Jokowi pada perajin dalam negeri
Berawal dari hobi, Ridho raup Rp 5 juta per bulan dari membuat action figure lokal
Rest area akan dimanfaatkan untuk lokasi jualan UKM sekitar tol

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.