LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Uang Beredar Tumbuh 12,9 Persen Jadi Rp7.643,4 Triliun di Januari

Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Januari 2022 tetap tumbuh positif, yakni 12,9 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy) menjadi Rp7.643,4 triliun.

2022-02-23 16:11:56
Rupiah
Advertisement

Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada Januari 2022 tetap tumbuh positif, yakni 12,9 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/yoy) menjadi Rp7.643,4 triliun.

Meski begitu, pertumbuhan uang beredar tersebut masih lebih lambat dibandingkan dengan pertumbuhan pada Desember 2021 sebesar 13,9 persen (yoy).

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan perkembangan M2 dipengaruhi oleh pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) sebesar 17,1 persen (yoy) dan uang kuasi sebesar 8,2 persen (yoy).

Advertisement

Kendati demikian, pertumbuhan M1 lebih rendah dari bulan sebelumnya yang tumbuh 17,9 persen (yoy), yang disebabkan karena perlambatan uang kartal, giro rupiah, dan tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu.

Peredaran uang kartal pada Januari 2022 tercatat sebesar Rp765 triliun atau tumbuh 7,4 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya 9,4 persen (yoy), yang sejalan dengan pola historisnya yakni kembali normalnya aktivitas masyarakat pasca Natal dan Tahun Baru.

Sementara itu, giro rupiah tumbuh 31,9 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya (32,4 persen (yoy). Namun perlambatan tersebut sedikit tertahan oleh peningkatan dana float (saldo) uang elektronik yang tercatat sebesar Rp8,3 triliun atau tumbuh 8,1 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya 7,3 persen (yoy).

Advertisement

Erwin melanjutkan tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu mencapai Rp2.073,9 triliun pada posisi laporan atau tumbuh 12,5 persen (yoy), melambat dibandingkan Desember 2021 yakni tumbuh 13 persen (yoy).

Adapun perkembangan M2 pada Januari 2022 turut sejalan dengan ekspansi keuangan pemerintah, akselerasi penyaluran kredit, dan perlambatan aktiva luar negeri bersih. Ekspansi keuangan pemerintah tercermin dari tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat yang tumbuh sebesar 48,1 persen (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan Desember 2021 sebesar 37,7 persen (yoy).

Selain itu, penyaluran kredit tumbuh sebesar 5,5 persen (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 4,9 persen (yoy). Aktiva luar negeri bersih pun juga meningkat 1,8 persen (yoy) seiring tetap tingginya cadangan devisa, meski melambat dibandingkan bulan sebelumnya.

Baca juga:
Nilai Tukar Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp14.367 per USD
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Stagnan di Level Rp14.327 per USD
Indonesia-Australia Sepakati Perpanjangan Masa Transaksi Gunakan Mata Uang Lokal
Rupiah Melemah Dipengaruhi Konflik Rusia-Ukraina yang Makin Memanas
Ketegangan Geopolitik Eropa Timur Bawa Rupiah Melemah di Rp14.326 per USD
Rupiah Ditutup Menguat Rp14.256 per USD

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.