LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tujuh bandara yang dikelola Angkasa Pura II merugi

7 Bandara yang merugi adalah Jambi, Padang, Palembang, Tanjung Pinang, Halim Perdanakusuma, Pontianak dan Pekanbaru.

2014-01-04 13:05:58
Angkasa Pura II
Advertisement

PT Angkasa Pura (AP) II mengalami kerugian atas pengelolaan 7 bandara. Kerugian tersebut akibat investasi yang dilakukan terhadap pengembangan 10 bandara dari 13 yang dikelola.

"Kita mengalami kerugian atas enam sampai tujuh bandara setelah investasi untuk sepuluh dari 13 bandara yang kita kelola," ujar Dirut PT AP II, Tri Sunoko kepada merdeka.com, Sabtu (4/1).

Tri mengatakan ke tujuh bandara yang mengalami kerugian adalah Jambi, Padang, Palembang, Tanjung Pinang, Halim Perdanakusuma, Pontianak dan Pekanbaru. Menurutnya, kerugian tersebut bersifat sementara sebab, setelah penggunaan anggaran untuk pengembangan sepuluh bandara diselesaikan maka akan kembali seperti semula.

"Seandainya investasi sudah selesai pasti akan kembali normal. Kita sedang pengembangan sepuluh bandara dari penambahan kapasitas dan perbaikan fasilitas," ucapnya.

Pengembangan bandara tersebut yakni dengan menambah kapasitas, pembangunan lahan parkir dan perbaikan dari sisi udara. Sepuluh bandara yang sedang dikembangkan adalah Kuala Namo (Medan) yang sudah beroperasi, Jambi, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang dan Pekanbaru yang baru beroperasi.

Untuk Palembang sedang diperpanjang luas terminalnya. Pontianak sedang dikembangkan kapasitas terminal dan perbaikan lahan parkit.

Sedangkan, untuk Bandara Husein (Bandung) saat ini dalam proses tender yang sebentar lagi mulai dibangun dan diharapkan Tahun 2015 sudah beroperasi. Kemudian, Bandara Soekarno-Hatta dalam pengembangan terminal III, kelengkapan aset, lahan parkir dan perbaikan dari sisi udara.

Terakhir, penyelesaian status tanah di Bandara Udara Silangitu (Sumatera Utara). Sebab, tanah di bandara tersebut dimiliki oleh Pemda, Kementerian Kehutanan dan warga.

"Tahun 2015 semua selesai," tegasnya.

Baca juga:
Ide Dahlan bikin landasan pesawat pinggir laut masih dikaji
Pekan depan, akses M1 bandara Cengkareng ditutup pukul 07.00 WIB
Penutupan jalur M1 Bandara Soekarno-Hatta berlaku mulai hari ini
Pintu M1 bandara ditutup, pengendara bingung jalur alternatif
Dahlan minta Kemenhub dan Angkasa Pura hibahkan aset ke AirNav

(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.