Trafik Penumpang Bandara Soetta Capai 104 Ribu di Libur Panjang Idul Adha 2026
Bandara Soekarno-Hatta mencatat lonjakan Trafik Penumpang Bandara Soetta hingga 104.150 orang selama periode libur panjang Idul Adha 2026. Simak detail distribusi dan persiapan InJourney Airports di sini!
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney) Kantor Cabang Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, melaporkan peningkatan signifikan dalam Trafik Penumpang Bandara Soetta. Peningkatan ini terjadi selama periode libur panjang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Pada tanggal 30 Mei 2026, jumlah pergerakan penumpang mencapai 104.150 orang.
Asisten Deputi Komunikasi dan Hukum Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, menjelaskan bahwa total penerbangan pada hari tersebut mencapai 845 flight. Dari jumlah penumpang tersebut, sebanyak 56.490 orang merupakan keberangkatan, sementara 47.660 orang adalah kedatangan. Kepadatan ini menunjukkan aktivitas perjalanan udara yang tinggi menjelang perayaan hari besar.
Meskipun demikian, jumlah Trafik Penumpang Bandara Soetta pada 30 Mei 2026 ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan hari sebelumnya, 29 Mei 2026. Pada tanggal 29 Mei, pergerakan penumpang tercatat mencapai 121.722 orang dengan 923 penerbangan. Penurunan ini mengindikasikan bahwa puncak pergerakan mungkin telah terjadi pada hari sebelumnya.
Distribusi Kepadatan Penumpang di Terminal Bandara Soetta
Kepadatan penumpang yang tercatat di Bandara Soekarno-Hatta terdistribusi merata di seluruh terminal, namun dengan dominasi tertentu. Terminal 3 dan Terminal 2 menjadi penyumbang terbesar dalam pergerakan penumpang selama periode libur panjang ini. Hal ini menunjukkan preferensi atau kapasitas operasional yang lebih tinggi di kedua terminal tersebut.
Secara rinci, Trafik Penumpang Bandara Soetta melalui Terminal 1 tercatat sebanyak 20.667 orang dengan 184 penerbangan. Sementara itu, Terminal 2 melayani 33.147 orang dengan 277 penerbangan. Angka ini menunjukkan bahwa Terminal 2 juga memiliki peran penting dalam mengakomodasi lonjakan jumlah penumpang.
Terminal 3 mencatat jumlah penumpang tertinggi, yaitu 50.336 orang dengan 368 penerbangan. Dominasi Terminal 3 ini seringkali terkait dengan penerbangan internasional dan maskapai-maskapai besar. Distribusi ini penting untuk perencanaan operasional dan alokasi sumber daya di bandara.
Proyeksi dan Persiapan InJourney Airports Hadapi Libur Panjang
InJourney Airports memproyeksikan total pergerakan penumpang pesawat di 37 bandara yang dikelolanya akan mencapai sekitar tiga juta orang. Proyeksi ini mencakup periode libur nasional Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila, mulai dari 26 Mei hingga 2 Juni 2026. Angka ini menunjukkan skala besar mobilitas masyarakat melalui jalur udara.
Direktur Utama InJourney Airports, Mohammad R. Pahlevi, menyatakan bahwa puncak jumlah penumpang pesawat diproyeksikan terjadi pada 26 Mei dengan sekitar 412 ribu penumpang dan 3 ribu penerbangan. Puncak lainnya diperkirakan pada 1 Juni 2026, dengan sekitar 423 ribu penumpang dan jumlah penerbangan yang sama. Periode ini berdekatan dengan akhir pekan, sehingga memicu lonjakan perjalanan.
Untuk menjamin aspek keamanan, keselamatan, dan pelayanan tetap terjaga, seluruh bandara telah melakukan berbagai persiapan. InJourney Airports berkomitmen untuk memastikan perjalanan udara masyarakat berjalan lancar dan nyaman. Persiapan ini mencakup koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait.
Strategi InJourney Airports untuk Kelancaran Operasional
InJourney Airports telah menerapkan beberapa strategi untuk memastikan kelancaran operasional selama periode libur panjang. Salah satunya adalah pengaturan slot time atau ketersediaan waktu lepas landas dan pendaratan pesawat. Pengaturan ini krusial untuk menghindari penumpukan dan keterlambatan penerbangan.
Selain itu, penempatan parkir pesawat di sisi udara juga menjadi fokus utama bandara. Hal ini berkontribusi dalam memastikan kelancaran alur kedatangan dan keberangkatan penumpang pesawat. Manajemen ruang parkir yang efektif sangat penting untuk menjaga efisiensi operasional bandara.
Skema koordinasi juga dilakukan InJourney dengan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari proses check-in, boarding, penanganan bagasi tercatat, hingga ketersediaan transportasi publik di bandara. Seluruh staf bandara juga melayani sepenuh hati para penumpang pesawat dan pengguna jasa bandara. Upaya ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang mulus dan memuaskan bagi semua pihak.
Sumber: AntaraNews