Tingkatkan perekonomian, Pelabuhan Kendari Newport didorong ekspor langsung
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara tengah mendorong Pelabuhan Kendari Newport yang sedang dibangun lanjutannya oleh PT Pelindo untuk meningkatkan ekspor langsung. Sebab, banyak komoditas yang diekspor namun tidak tercatat sebagai ekspor Sulawesi Tenggara.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara tengah mendorong Pelabuhan Kendari Newport yang sedang dibangun lanjutannya oleh PT Pelindo untuk meningkatkan ekspor langsung. Sebab, banyak komoditas yang diekspor namun tidak tercatat sebagai ekspor Sulawesi Tenggara.
"Selama ini banyak produk atau komoditas unggulan kita yang diekspor tetapi tidak tercatat sebagai ekspor Sultra, karena proses administrasi dokumennya dilakukan di daerah lain," kata Kepala Disperindag Sultra Siti Saleha di Kendari dikutip Antara, Selasa (29/5).
Siti mengemukakan, jika Pelabuhan Kendari Newport, Pelabuhan Bungkutoko, serta Bandara Haluoleo sudah bisa dilakukan ekspor langsung maka ekspor Sultra akan meningkat tajam. Dengan demikian, barang tidak perlu lagi diangkut ke Surabaya atau Tanjung Priok Jakarta lalu dipindahkan ke kapal lainnya sehingga efisiensi biaya.
Selain itu, ekspor langsung juga akan menguntungkan perajin atau pengusaha. "Selama ini kalau ke Surabaya atau Tanjung Priok dua kali turun naik kapal dan akan kena biaya pemindahan," katanya.
Diketahui, PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) saat ini sedang membangun Pelabuhan Kontainer Kendari Newport dengan anggaran sebesar Rp 936 miliar, terdiri dari Rp 635 miliar dari dana Penyertaan Modal Negara (PMN) dan dana internal perusahaan sebesar Rp 301 miliar.
Baca juga:
Pengusaha Kendari ekspor langsung kepiting bakau ke Singapura
Freeport ekspor 305.000 ton konsentrat tembaga asal Papua ke 6 negara
ESDM sebut impor BBM Euro 4 untuk kendaraan mewah
Pengusaha: Sektor ritel mulai membaik seiring nilai impor meningkat
Indonesia curi peluang ekspor kopi ke Kanada
Pemerintah targetkan perdagangan bebas dengan Palestina bisa terlaksana tahun ini