LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tingkat Pengangguran & Kemiskinan Belum Pulih Seperti Sebelum Pandemi

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu menyatakan, saat ini, ekonomi Indonesia mulai menunjukkan perbaikan pasca mengalami kontraksi minus 2,07 persen pada 2020 lalu.

2022-02-17 15:21:28
Kemiskinan
Advertisement

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Febrio Nathan Kacaribu menyatakan, saat ini, ekonomi Indonesia mulai menunjukkan perbaikan pasca mengalami kontraksi minus 2,07 persen pada 2020 lalu.

Dia menyebut, capaian positif ini ditandai dengan turunnya angka pengangguran hingga memasuki akhir kuartal IV-2021. Pada 2021, jumlah pengangguran turun menjadi 9,1 juta orang atau 6,49 persen dari 7,07 persen atau 9,7 juta orang pada 2020.

Meski begitu, dia mengakui jika angka pengangguran saat ini belum kembali ke level pra pandemi Covid-19 kendati mengalami penurunan. Penurunan ini didorong oleh membaiknya mobilitas masyarakat sejalan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang relatif mereda.

Advertisement

"Jadi, pengangguran walaupun sudah turun belum balik level pra pandemi," kata Febrio dalam Seminar on Strategic Issue in G20: Exit Strategy and Scarring Effect di Jakarta, Kamis (17/2).

Selain pengangguran, angka kemiskinan di Indonesia juga terus mengalami penurunan hingga mendekati pra pandemi Covid-19. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total penduduk miskin hingga September 2021 sebanyak 26,50 juta. Angka ini mencapai 9,71 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

Maka dari itu, pemerintah terus berupaya mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Sehingga, capaian positif ekonomi bisa dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Advertisement

"Kita di 2022 ini kejar pertumbuhan ekonomi berkualitas," tutupnya.

Baca juga:
Penerima Kartu Prakerja Difokuskan untuk Warga Miskin Ekstrem di 212 Kabupaten/Kota
Pemerintah Target Kemiskinan Ekstrem di 2023 Turun Hingga 3 Juta Penduduk
Tembus Pasar Global, Pertanian Indonesia Perlukan Modernisasi
Sebabkan Kemiskinan hingga Wabah, Ini 5 Fakta Krisis Ekonomi di Banyumas 1930-1935
Menko Muhadjir: Jangan Bikin Sulit Orang Susah
Bappenas: Tenaga Kerja Muda Rawan Sekali Menjadi Miskin

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.