Terminal Cicaheum Bandung Mulai Dipadati Pemudik H-7 Lebaran 2026
Terminal Cicaheum Bandung mulai menunjukkan peningkatan aktivitas pemudik H-7 Lebaran 2026, meski belum signifikan. Kepala Terminal Asep Supriadi memprediksi kenaikan jumlah penumpang tahun ini dan mengimbau pemudik untuk tetap waspada.
Pergerakan pemudik mulai terlihat di Terminal Tipe A Cicaheum, Kota Bandung, Jawa Barat, pada H-7 menjelang Lebaran 2026. Peningkatan jumlah penumpang ini menandai dimulainya arus mudik dari salah satu terminal utama di Bandung. Meskipun demikian, peningkatan tersebut masih belum signifikan dibandingkan hari-hari biasa.
Kepala Terminal Tipe A Cicaheum, Asep Supriadi, menyampaikan bahwa pihaknya telah memantau adanya peningkatan jumlah penumpang. Baik mereka yang akan mudik maupun yang datang dari luar kota mulai memenuhi area terminal. Namun, lonjakan penumpang ini belum mencapai puncaknya.
Dibandingkan dengan hari biasa, jumlah penumpang yang menggunakan angkutan bus dari Terminal Cicaheum mengalami peningkatan sekitar 20 hingga 30 persen. Peningkatan ini menjadi indikasi awal kesibukan menjelang perayaan Idulfitri.
Peningkatan Arus Penumpang dan Prediksi Kepadatan
Data sementara menunjukkan sekitar 59 armada bus telah diberangkatkan dari Terminal Cicaheum, mengangkut sekitar 777 penumpang. Angka ini mencerminkan aktivitas keberangkatan yang mulai meningkat. Sementara itu, untuk kedatangan, tercatat sekitar 105 armada bus tiba dengan membawa 521 penumpang.
Asep Supriadi memprediksi bahwa pergerakan penumpang pada tahun ini akan mengalami peningkatan signifikan. Jika dibandingkan dengan periode arus mudik tahun sebelumnya, diperkirakan ada kenaikan sekitar 15 persen. Prediksi ini menjadi dasar bagi pihak terminal untuk mempersiapkan diri menghadapi puncak arus mudik.
Sebagian besar armada bus yang berangkat dari Terminal Cicaheum melayani rute antar kota antar provinsi (AKAP). Destinasi favorit meliputi sejumlah daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur, seperti Semarang dan Madura. Pemudik memanfaatkan rute ini untuk kembali ke kampung halaman mereka.
Imbauan Keselamatan dan Strategi Pemudik Awal
Dalam kesempatan ini, Asep Supriadi mengimbau para pemudik agar tidak membawa barang bawaan secara berlebihan. Hal ini penting untuk kenyamanan dan keamanan selama perjalanan. Ia juga mengingatkan untuk selalu menjaga barang berharga guna menghindari potensi tindak kriminalitas di terminal maupun dalam perjalanan.
Selain itu, Asep juga meminta para pengemudi bus untuk mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku. Pengemudi disarankan untuk beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk. Kepatuhan ini krusial demi menjaga keselamatan seluruh penumpang selama perjalanan mudik menuju tujuan.
Salah seorang penumpang tujuan Bawean, Jawa Timur, Suryanto (43), memilih untuk berangkat lebih awal dari Terminal Cicaheum. Keputusan ini diambil untuk menghindari kepadatan arus mudik menjelang Lebaran yang biasanya terjadi. Suryanto berpendapat bahwa perjalanan lebih awal akan terasa lebih nyaman.
Suryanto menjelaskan bahwa perjalanan menuju Pulau Bawean ditempuh menggunakan bus antar kota terlebih dahulu. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan perjalanan laut dari Jawa Timur menuju pulau tersebut. Strategi mudik lebih awal ini diharapkan dapat membuat perjalanannya lebih lancar dan nyaman.
Sumber: AntaraNews