Terminal 3 bakal dapat 40.000 m3 air bersih dari Pemkot Tangerang
Pasokan ini meningkat 5 kali lipat dari sebelumnya.
PT Angkasa Pura II menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kota Tangerang terkait penyaluran dan penyediaan air bersih di Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno Hatta yang akan segera beroperasi. Nantinya, Pemkot Tangerang bakal menyediakan air bersih sebanyak 40.000 meter kubik setiap harinya.
"Kami laporkan bahwasanya project Terminal 3 Ultimate akan segera dioperasikan dan hal-hal yang penting sudah kita selesaikan. Oleh karenanya beberapa waktu yang lalu kita kerja sama dengan beberapa BUMN untuk suplai listrik dengan kapasitas 60 MW. Dan hari ini juga kerja sama dengan walikota Tangerang bersedia suplai air secara khusus untuk terminal ini," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Budi Karya, Di Tangerang, Rabu (13/7).
Dengan adanya kerja sama ini, Pemkot Tangerang akan menaikkan pasokan air hingga lima kali lipat. Saat ini, Pemkot Tangerang hanya memasok air sebanyak 8.000 meter kubik per hari, sehingga kerja sama ini membuat Pemkot Tangerang memasok hingga 40.000 meter kubik.
"Jadi kalau pak walikota sudah memberikan 5 kali lipat dari sekarang, ini adalah suatu langkah yang jangka panjang untuk bandara ini. Dari 8.000 meter kubik per hari menjadi 40.000 meter kubik per hari. Menjadi suatu masalah laten untuk air. Terimakasih untuk DPAM. Kapasitas dan kualitas meningkat tahun ini," tambahnya.
Menurut Budi, pihaknya dengan Pemkot harus seperti ikan dan air yang saling mengisi.
Baca juga:
Sistem IT Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta capai 90 Persen
Menteri Jonan tutup peluang Terminal 3 Ultimate layani mudik Lebaran
Menhub sebut Terminal 3 Ultimate belum dibuka tak ganggu arus mudik
Kemenhub diminta segera beri izin operasi terminal 3 Ultimate
Ganggu pandangan, tower portable T3 Ultimate di Soetta ditarik
Mengintip megahnya Terminal 3 Ultimate Bandara Soekarno-Hatta
PT Angkasa Pura II jamin listrik T3 Ultimate tak bermasalah