Terapkan BBM satu harga, Pertamina gandeng Nahdlatul Ulama
Direktur Utama PT Pertamina, Dwi Soetjipto mengatakan, banyak pengusaha yang ahli dalam bidang energi tergabung dalam Himpunan Pengusaha NU. Pengusaha tersebut diharapkan bisa membantu Pertamina dalam mendistribusikan minyak di seluruh pelosok Indonesia.
Presiden Joko Widodo telah mencanangkan program bahan bakar minyak (BBM) satu harga, guna menyamaratakan harga BBM di seluruh wilayah di Indonesia. Menyukseskan program ini, PT Pertamina telah melakukan berbagai langkah, salah satunya dengan menggandeng Nahdlatul Ulama (NU).
Direktur Utama PT Pertamina, Dwi Soetjipto mengatakan, banyak pengusaha yang ahli dalam bidang energi tergabung dalam Himpunan Pengusaha NU. Pengusaha tersebut diharapkan bisa membantu Pertamina dalam mendistribusikan minyak di seluruh pelosok Indonesia.
"Kebijakan Pak Presiden dalam BBM satu harga perlu jaringan distribusi yang kuat. NU yang berada dari seluruh nusantara bisa membantu Pertamina memperkuat jaringan distribusi," kata Dwi di gedung PBNU, Jakarta, Rabu (4/1).
Dia menambahkan, saat ini agen penyalur minyak dan solar di daerah masih sedikit. Sehingga penyaluran BBM di kabupaten hingga desa masih terkendala, akibatnya harga BBM di tingkat eceran menjadi lebih mahal.
Dengan kehadiran para pengusaha PBNU ini, diharapkan agen penyalur minyak dan solar bisa bertambah. "Kecepatan membuka agen menjadi kunci. Kalau nunggu Pertamina buka agen kan pasti lama. Tapi kalau menggandeng swasta dalam membuka agen maka distribusi akan lebih cepat lagi," imbuhnya.
Baca juga:
Arcandra soal BBM satu harga: Ini bentuk konsep keadilan sosial
Mulai 1 Januari, harga BBM di seluruh Indonesia dipastikan sama
Pengelola SPBU: Kebijakan BBM satu harga dongkrak ekonomi daerah
Jonan siapkan Peraturan Menteri dukung kebijakan BBM satu harga
4 Untung di balik harga BBM merata di Indonesia mulai tahun depan