LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tegaskan Kesetaraan Akses, Menlu Retno Tolak Hak Paten Vaksin

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menekankan, Pemerintah RI Sangat mendukung kesetaraan akses vaksin Covid-19 bagi semua negara. Menurutnya, upaya memenuhi komitmen kesetaraan akses vaksin bagi semua negara tidaklah mudah, lantaran vaksin saat ini menjadi komoditas langka akibat tingginya kebutuhan di berbagai negara.

2021-05-08 13:13:20
vaksin covid-19
Advertisement

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menekankan, Pemerintah RI Sangat mendukung kesetaraan akses vaksin Covid-19 bagi semua negara. Menurutnya, upaya memenuhi komitmen kesetaraan akses vaksin bagi semua negara tidaklah mudah, lantaran vaksin saat ini menjadi komoditas langka akibat tingginya kebutuhan di berbagai penjuru dunia.

"Dari sejak awal pandemi, secara konsisten Indonesia terus menyuarakan akses vaksin yang setara bagi semua. Indonesia juga mendukung penghapusan hak paten vaksin covid-19 guna mendorong kapasitas dunia terhadap vaksin," tegas Menlu Retno dalam siaran pers di YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (8/5).

"Ini adalah salah satu upaya bentuk kolaborasi dunia untuk meratakan jalan bagi akses vaksin setara bagi semua," dia menambahkan.

Advertisement

Guna menguatkan komitmen tersebut, Menlu Retno mengatakan, dirinya bersama COVAX AMC engagement group akan kembali bertemu untuk membahas situasi terkini upaya pemenuhan vaksin setara bagi semua negara.

"Bersama dengan Menteri Kesehatan Ethiopia dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada, saya akan memimpin pertemuan COVAX AMC engagement group tersebut," ujarnya.

Untuk di dalam negeri, Menlu Retno melanjutkan, Pemerintah RI terus melanjutkan impor vaksin Covid-19 dari berbagai negara. Seperti pada Sabtu (8/5/2021) hari ini, saat mendatangkan 1.389.600 dosis vaksin jadi AstraZeneca.

Advertisement

Pada 6 Mei 2021 lalu, pemerintah juga telah menerima 55.300 dosis vaksin AstraZeneca. Dengan demikian, maka jumlah vaksin batch ketiga yang diterima pada pekan ini dari COVAX facility mencapai sebesar 1.444.900 dosis vaksin jadi AstraZeneca.

"Jika kita hitung secara keseluruhan, dengan ketibaan vaksin pada hari ini, Indonesia telah mengamankan 75.910.500 dosis vaksin. Dengan rincian, Sinovac 68.500.000 dosis vaksin, AstraZeneca dari COVAX 6.410.500 dosis, kemudian Sinovam sebesar 1 juta dosis," paparnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
1,3 juta Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Indonesia Pagi Ini
Update Penerima Vaksinasi Covid-19 Per 7 Mei 2021
Pemerintah Terus Matangkan Program Vaksinasi Gotong Royong
Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Bank Mandiri Taspen Vaksinasi Nasabah Pensiunan PNS
Vladimir Putin: Vaksin Sputnik Bisa Diandalkan Layaknya Senapan Kalashnikov
Berebut Antrean Vaksin Covid-19 Demi Diskon Rp430 Ribu
Kadin: 17.832 Perusahaan Daftar Vaksin Gotong Royong

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.