LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tarif Kargo Pesawat Naik, E-commerce Paling Kena Dampak

Maskapai Penerbangan menaikkan tarif Surat Muatan Udara (SMU) secara bertahap sejak pertengahan tahun lalu yang kemudian berdampak pada kenaikan biaya kargo. Tidak tanggung-tanggung biaya kargo mencapai kenaikan 300 persen jika dihitung sejak pertengahan tahun lalu.

2019-02-06 14:23:10
E-commerce
Advertisement

Maskapai Penerbangan menaikkan tarif Surat Muatan Udara (SMU) secara bertahap sejak pertengahan tahun lalu yang kemudian berdampak pada kenaikan biaya kargo. Tidak tanggung-tanggung biaya kargo mencapai kenaikan 300 persen jika dihitung sejak pertengahan tahun lalu.

Ketua Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres Indonesia (Asperindo) Muhammad Feriadi mengatakan, e-commerce atau perdagangan secara elektronik merasakan dampak yang paling besar. Sebab, harga jual barang bisa jadi sama dengan ongkos kirim ke daerah tujuan.

"Sekarang ini mungkin kebanyakan perusahan anggota melayani barang-barang yang dijual melalu e-commerce. Jadi yang ada individual seller itu menjual melalui sosial media instagram, Facebook, mereka jual langsung," ujar Feriadi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (6/2).

Advertisement

"Ada juga seller yang menjual produknya melalui market place. Dan dari mana pun atau ke mana pun mereka jual produk-produk ini kan harus dikirim. Nah biaya kirimnya ini jadi beban," sambungnya.

Sejauh ini, kata Feriadi, besaran kenaikan pengiriman barang ataupun paket dilakukan beragam sesuai dengan kebijakan perusahaan pengirim barang logistik ekspres. Asperindo sendiri telah mengimbau seluruh perusahaan menyesuaikan ongkos kirim barang agar terjadi persaingan sehat.

"Kita juga sudah sampaikan bahawa kita mendorong perusahaan anggota yang selama ini banyak melakukan pengiriman via udara mengalihkan menggunakan jalur darat. Kami juga merekomendasikan kepada perusahaan anggota yang selama ini kirim melalui udara untuk melakukan penyesuaian. Karena kalau tidak dilakukan tentu ini akan memberikan kendala yang berat bagi kita," jelasnya.

Advertisement

Terkait rencana mogok melakukan pengiriman barang jika tarif karjo tidak turun, Feriadi mengatakan, hal ini masih belum pasti dilakukan. Pihaknya masih menunggu pertemuan dengan maskapai penerbangan untuk menemukan solusi yang saling menguntungkan satu sama lain.

"Ini saya perlu tegaskan dulu bahwa Asperindo dalam hal ini juga harus membantu anggotanya bertahan. Dengan mencari alternatif moda transportasi lain. Jangan gunakan kata-kata demo lah karena konotasi tidak baik," tandasnya.

Baca juga:
3 Tantangan yang Dihadapi Industri FMCG di Era E-commerce
Shopback Klaim Catat Volume Pemesanan 5 Kali Lipat di Tahun 2018
Pendiri Tokopedia Bocorkan Tips Sukses Raih Mimpi
Tiru China, Wapres JK Minta E-commerce Beri Pembinaan untuk UMKM
Cerita Ridwan Kamil Tertipu Saat Belanja Online
Bos BKPM: Bisnis E-Commerce Jadi Penggerak Investasi dan Tarik Modal Asing

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.