Target terbentuk akhir tahun, holding tambang tengah tunggu peraturan pemerintah
Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan tahapan pembentukan holding badan usaha milik negara (BUMN) tambang tengah menunggu keluarnya peraturan pemerintah (PP). Dia memperkirakan PP akan keluar dalam sebulan ke depan.
Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan tahapan pembentukan holding badan usaha milik negara (BUMN) tambang tengah menunggu keluarnya peraturan pemerintah (PP). Dia memperkirakan PP akan keluar dalam sebulan ke depan.
"Saya diminta mengurus holding pertambangan. Sekarang sedang dalam penyusunan PP khusus untuk pemindahan kepemilikan," katanya di gedung Energy, Jakarta, Jumat (13/10).
"Kalau sebulan ini keluar mesti ada proses formal karena tiga dari anggota holding ini adalah perusahaan tbk," tambahnya.
Dia memprediksi pembentukan holding tambang selesai pada akhir tahun. "Kita menargetkan tahun ini selesai, November pertengahan minggu ke-3 itu sudah diumumkan di publik," ujarnya.
Dia menambahkan, Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat besar. Hadirnya holding tambang ini diharapkan dapat memberi sumbangsih lebih untuk negara.
"Jadi harusnya ini bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Karena kita punya cadangan yang besar," katanya.
Baca juga:
Rizal Ramli minta pemerintah tunda pembentukan holding BUMN
Bos BNI siap wujudkan holding BUMN Perbankan tahun depan
Menteri Rini: Holding BUMN tambang dan migas selesai tahun ini
Menteri Rini angkat mantan bos Bank Mandiri jadi dirut PT Inalum
Menteri Rini: Holding BUMN Tambang siap ambil alih divestasi saham Freeport
PT JPN resmi jadi pengelola ATM bank Himbara
Menteri Rini target holding BUMN rumah sakit terbentuk akhir tahun