Tak Perlu Khawatir! Ternyata Stok LPG Belitung Aman Hingga Penambahan Pasokan 3,2 Persen
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan stok LPG Belitung tetap aman dan penyaluran lancar, bahkan dengan penambahan pasokan untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat.
Pangkalpinang, 20 September – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) telah memberikan jaminan penting kepada masyarakat Belitung. Mereka memastikan ketersediaan dan penyaluran Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah tersebut berjalan lancar. Hal ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan energi rumah tangga yang terus meningkat secara konsisten.
Jaminan ini disampaikan langsung oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi. Pernyataan tersebut diterima di Pangkalpinang pada hari Sabtu, 20 September. Langkah proaktif ini diambil untuk menenangkan kekhawatiran publik terkait pasokan energi.
Pertamina menegaskan bahwa seluruh Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPBE) di Belitung memiliki stok yang memadai. Distribusi dari SPBE ke agen hingga pangkalan juga berlangsung normal tanpa pengurangan suplai. Komitmen ini bertujuan menjamin ketersediaan energi di daerah kepulauan.
Pertamina Pastikan Distribusi LPG Berjalan Optimal di Belitung
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel secara tegas menyatakan bahwa seluruh SPBE di Belitung memiliki stok LPG yang aman. Kondisi ini memungkinkan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Jaminan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pertamina dalam menjaga stabilitas pasokan energi vital.
Rusminto Wahyudi menjelaskan, "Kami pastikan seluruh SPBE di Belitung dalam kondisi stok aman." Pernyataan ini menekankan kesiapan infrastruktur dan logistik perusahaan dalam menghadapi berbagai dinamika permintaan. Proses distribusi dari SPBE ke agen hingga pangkalan juga berlangsung normal dan tidak ada pengurangan suplai LPG ke wilayah Pulau Belitung.
Komitmen Pertamina ini sangat penting bagi masyarakat, terutama di daerah kepulauan yang seringkali menghadapi tantangan logistik yang unik. Perusahaan terus berupaya memastikan bahwa energi, khususnya LPG, selalu tersedia bagi setiap rumah tangga dan pelaku usaha mikro kecil di Belitung. Ini menunjukkan tanggung jawab sosial perusahaan.
Antisipasi Lonjakan Konsumsi dan Penambahan Pasokan LPG di Belitung
Rerata konsumsi harian LPG 3 kilogram di Belitung mencapai 5.040 tabung per hari. Angka ini menunjukkan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap energi bersubsidi ini untuk keperluan sehari-hari. Kebutuhan tersebut sempat mengalami peningkatan signifikan seiring dengan berbagai kegiatan masyarakat yang bersifat komunal.
Peningkatan konsumsi terjadi selama peringatan Hari Jadi Tanjung Pandan dan penyelenggaraan Bazar UMK yang melibatkan banyak pihak. Rusminto Wahyudi menambahkan, "Selama peringatan HUT Kabupaten Belitung ini, kebutuhan LPG 3 kilogram sempat mengalami peningkatan." Situasi ini memerlukan respons cepat dan terukur dari pihak Pertamina.
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan tersebut, Pertamina telah mengambil langkah proaktif yang sigap. Mereka melakukan penambahan fakultatif pada bulan September 2025. Penambahan ini berjumlah 4.480 tabung, setara dengan 13,44 Metrik Ton (MT) LPG.
Jumlah tambahan pasokan ini setara dengan sekitar 3,2 persen dari konsumsi normal harian di Belitung. Langkah strategis ini diambil untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan LPG dengan lancar dan aman tanpa hambatan. Pertamina berkomitmen penuh menjaga ketersediaan energi bagi seluruh lapisan masyarakat di Belitung.
Sumber: AntaraNews