Tahun lalu, serapan anggaran Kementerian BUMN 78,92 persen
Pagu anggaran tahun lalu sebesar Rp 123 miliar.
Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat penyerapan anggaran sebesar Rp 97,43 miliar atau 78,92 persen pagu anggaran tahun lalu sebesar Rp 123 miliar.
Hal tersebut diungkapkan Menteri BUMN Rini Soemarno saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR-RI, Jakarta, Kamis (20/8).
Dia mengungkapkan sejumlah penyebab rendahnya penyerapan anggaran tahun lalu. Diantaranya, proses pemotongan anggaran memakan waktu, beberapa proyek gagal lelang atau batal dilaksanakan, dan pelaksanaan rapat atau konsinyering di luar kantor dilaksanakan selektif.
Dia mengungkapkan, Kementerian BUMN telah berhasil mempertahankan opini laporan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian selama 8 tahun berturut-turut.
"Kementerian BUMN akan terus berusaha mempertahankan opini WTP tersebut untuk laporan keuangan tahun-tahun berikutnya," jelas dia.
Baca juga:
Rini minta pembebasan lahan tol Trans Sumatera selesai 2 bulan
Menteri Rini hidupkan kembali ide pembentukan holding BUMN Dahlan
Jokowi sebut panas bumi RI tinggi, jika perlu bentuk BUMN khusus
Jokowi: Potensi energi panas bumi di Indonesia mencapai 25 ribu MW
Tragedi Trigana Air, PT Pos tak soal dana bantuan Rp 6,5 miliar raib