LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Survei: Masyarakat Paling Puas Kinerja Infrastruktur di 100 Hari Jokowi-Ma'ruf

Direktur Utama IPO (Indonesian Political Opinion), Dedi Kurnia Syah, mengungkapkan pembangunan infrastruktur menempati posisi pertama tingkat kepuasan masyarakat. Hal ini tercatat dalam survei terkait kinerja 100 hari Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

2020-02-08 13:00:00
100 Hari Jokowi-Maruf
Advertisement

Direktur Utama IPO (Indonesian Political Opinion), Dedi Kurnia Syah, mengungkapkan pembangunan infrastruktur menempati posisi pertama tingkat kepuasan masyarakat. Hal ini tercatat dalam survei terkait kinerja 100 hari Presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Dalam sektor ekonomi, khususnya sektor infrastruktur. Mendapat persepsi publik tertingi dengan angka 21,1 persen ini merupakan sebuah prestasi," paparnya di Ibis Hotel, Jakarta, Sabtu (8/2).

Ditemui di tempat yang sama, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian, membenarkan bahwa Presiden Jokowi bersikukuh meningkatkan pembangunan infrastruktur ke depannya.

Advertisement

"Jadi bukan lagi pencitraan, tapi sudah working, governing, action. Visi Presiden Jokowi bukan 100 hari tapi lima tahun dan infrastruktur terus akan ditingkatkan," ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menekankan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu fokus pemerintahannya lima tahun ke depan. Presiden Jokowi mengatakan pembangunan infrastruktur sangat penting sebagai pondasi dalam berkompetisi dengan negara lain.

"Sesakit apapun harus berani kita tahan agar yang namanya pembangunan infrastruktur betul-betul rampung dan selesai. Artinya kelanjutan pembangunan infrastruktur tetap kita laksanakan," kata Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta, Senin (16/12/2019).

Advertisement

Presiden Jokowi: Tidak Ada 100 Hari, Semua Berkelanjutan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyebut tidak ada penyebutan pencapaian 100 hari kerja pemerintah. Menurutnya, apa yang dilakukan Jokowi keberlanjutan dari periode lalu.

"Oh ya (100 hari) tapi kan sudah saya sampaikan sejak awal tidak ada 100 hari, karena ini keberlanjutan dari pertama ke kedua. Ini terus ini. Nggak ada ini berhenti terus mulai lagi. Gak ada. Ini terus," kata Jokowi di Puspitek, Tangerang Selatan, Kamis (30/1).

Yang penting, kata dia, para pembantunya di pemerintahan harus bekerja cepat agar target pemerintah tercapai dan punya arah jelas.

"Tanyakan langsung ke menteri-menteri semuanya harus berada posisi speed yang tinggi karena kita memiliki target. Yang kita arah yang kita tuju," pungkasnya.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.