Superbank dan OVO Perluas Kerja Sama, Sediakan Akses Pembiayaan Langsung Melalui Aplikasi
Kolaborasi ini merupakan langkah lanjutan setelah keberhasilan peluncuran OVO Nabung by Superbank.
Layanan keuangan digital kini telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada tahun 2026, masyarakat tidak hanya menggunakan layanan pinjaman digital untuk kebutuhan mendesak, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, berbelanja secara cicilan tanpa kartu kredit, serta menikmati kemudahan dan kecepatan dalam proses pengajuan.
Perubahan perilaku ini meningkatkan harapan masyarakat terhadap layanan pembiayaan yang dapat diakses dengan praktis melalui aplikasi yang mereka gunakan setiap hari.
Menanggapi kebutuhan tersebut, Superbank dan OVO memperluas kolaborasi ekosistem dengan meluncurkan Pinjaman Atur Sendiri (PAS), sebuah produk pinjaman digital tanpa agunan dari Superbank yang memberikan keleluasaan bagi nasabah untuk menentukan jumlah pinjaman, tenor, dan tanggal jatuh tempo sesuai dengan kebutuhan mereka.
Kini, PAS dapat diakses dan diajukan langsung melalui menu 'Pinjaman' di halaman utama aplikasi OVO, sehingga pengguna dapat dengan mudah, cepat, dan nyaman mendapatkan akses pembiayaan. Kolaborasi ini merupakan langkah lanjutan setelah keberhasilan peluncuran OVO Nabung by Superbank, yang telah dimanfaatkan oleh lebih dari 2,3 juta pengguna hingga Mei 2026.
Dengan langkah ini, Superbank dan OVO memperluas kolaborasi mereka ke dalam layanan pembiayaan digital, sehingga pengguna dapat menikmati layanan transaksi, tabungan, hingga pembiayaan dalam satu ekosistem. Strategi integrasi ekosistem ini terus menunjukkan hasil yang positif.
Hingga Mei 2026, penyaluran kredit Superbank mengalami pertumbuhan lebih dari 59% secara tahunan (YoY), didorong oleh semakin eratnya integrasi dengan ekosistem Grab dan OVO. Saat ini, lebih dari 60% nasabah Superbank juga merupakan pengguna Grab dan OVO, yang mencerminkan semakin tingginya adopsi layanan keuangan yang terhubung dengan platform digital yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.
Akses Layanan Keuangan Alami Perubahan
Direktur Bisnis Superbank, Sukiwan, menyatakan bahwa cara masyarakat dalam mengakses layanan keuangan mengalami perubahan yang signifikan. Menurutnya, saat ini masyarakat tidak hanya mencari produk yang bermanfaat dan terpercaya, tetapi juga menginginkan pengalaman yang sederhana serta mudah dijangkau melalui platform yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka.
“Kehadiran Pinjaman Atur Sendiri di aplikasi OVO merupakan langkah lanjutan kami untuk memperluas manfaat kolaborasi ekosistem, sehingga akses terhadap pembiayaan formal menjadi semakin mudah, relevan, dan inklusif bagi jutaan masyarakat Indonesia,” ujar dia dikutip dari keterangan resmi, Senin, (6/7).
Layanan Keuangan Terintegrasi
Sementara itu, Asep Haekal, yang menjabat sebagai Kepala Strategi Komunikasi Pemasaran Terintegrasi di OVO, menyatakan bahwa pihaknya mengamati bahwa pengguna semakin mendambakan pengalaman keuangan digital yang lebih praktis dalam satu aplikasi. Setelah hadirnya OVO Nabung, kini pengguna juga dapat langsung mengakses fitur Pinjaman Atur Sendiri melalui aplikasi OVO.
"Bersama Superbank, kami terus memperluas manfaat yang dapat dinikmati pengguna, sehingga mereka dapat bertransaksi, menabung, hingga mengakses layanan pembiayaan digital dengan lebih mudah dalam satu pengalaman yang terintegrasi," ujar Asep.
Peluncuran Pinjaman Atur Sendiri di aplikasi OVO menandai langkah selanjutnya dalam kolaborasi antara Superbank dan OVO untuk menyediakan layanan keuangan yang semakin terintegrasi.
Di masa mendatang, kedua perusahaan berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menghadirkan solusi yang mempermudah masyarakat dalam mengelola kebutuhan finansial mereka, mulai dari transaksi, menabung, hingga pembiayaan, dengan pengalaman yang semakin sederhana, aman, dan terpercaya.