Suku bunga The Fed naik 25 basis poin
The Federal Reserve menaikkan suku bunga acuannya atau Fed Fund Rates sebesar 25 basis poin. Kenaikan ini untuk kedua kalinya dalam tiga bulan terakhir.
The Federal Reserve menaikkan suku bunga acuannya atau Fed Fund Rates sebesar 25 basis poin. Kenaikan ini untuk kedua kalinya dalam tiga bulan terakhir.
Dilansir CNBC, Kamis (16/3), The Fed sepakat untuk menaikkan suku bunga acuan dalam pertemuan yang digelar pada Rabu, (15/3). Saat ini, suku bunga The Fed dipatok di kisaran 0,75 hingga 1 persen.
Namun, ada satu kepala bagian The Fed yang tidak setuju dengan kenaikan suku bunga ini. Dia adalah Kepala The Fed Minneapolis, Neel Kashkari.
"Pelaku pasar sudah mengantisipasi langkah ini. Reaksinya tidak terlalu berlebihan, karena sudah diantisipasi," ujar Kepala Strategi Investasi dari State Street Global Advisors Michael Arone.
Kenaikan suku bunga The Fed diperkirakan mencapai tiga kali tahun ini. Pertama, pada pertemuan Maret ini, kemudian Juni dan Desember. Pelaku pasar juga sudah memprediksi suku bunga The Fed akan naik tahun ini.
Kenaikan ini dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat (AS). "Sangat penting diketahui publik bahwa kami sudah mulai mendekati tujuan," kata Yellen.
Baca juga:
BI prediksi suku bunga The Fed naik 2 kali di 2017 & 3 kali di 2018
BPS soal kenaikan suku bunga The Fed: Rupiah pasti bergerak melemah
Ini penyebab Rupiah sempat anjlok 575 poin hari ini
Ini analisa pemerintah Indonesia soal The Fed pertahankan suku bunga
BI waspadai rencana kenaikan suku bunga The Fed
Fed Rate diprediksi bertahan, BI optimistis tatap ekonomi kuartal II
Hacker bobol bank Bangladesh, ciptakan rekor pencurian Rp 1 triliun