LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Strategi Pemerintah Kendalikan Covid-19 di Tahun Depan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah tidak bisa menentukan sendiri untuk mengubah status pandemi menjadi endemi. Sebaliknya, yang bisa dilakukan dengan memastikan sektor kesehatan siap menghadapi berbagai resiko yang mungkin terjadi di tahun depan.

2021-12-30 16:43:08
Pemulihan Ekonomi Nasional
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah tidak bisa menentukan sendiri untuk mengubah status pandemi menjadi endemi. Sebaliknya, yang bisa dilakukan dengan memastikan sektor kesehatan siap menghadapi berbagai resiko yang mungkin terjadi di tahun depan.

Baik itu memasuki fase endemi maupun menghadapi tantangan varian baru yang bisa berkembang.

"Secara nasional mempersiapkan respon terhadap kesehatan, mulai dari rumah sakit, obat-obatan, vaksin, rumah isolasi terpusat, yang kita harus siapkan untuk menjaga apabila terjadi third wave, fasilitas kesehatan kita tidak breakdown," ungkap Airlangga dalam konferensi pers Capaian Program Kerja Kemenko Bidang Perekonomian Tahun 2021, Jakarta, Kamis (30/12).

Advertisement

Dia ingin semua fasilitas layanan kesehatan telah dilengkapi dengan oksigen konsentrator. Mengingat ledakan kasus akibat varian delta menjadi pembelajaran penting dalam menangani pandemi Covid-19 dari sisi kesehatan. Vaksinasi massal terus digencarkan dengan berbagai perluasan target sasaran.

Terkait peningkatan dana kesehatan dalam anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2022, Airlangga menyebut penggunaanya untuk melaksanakan testing, tracing dan treatment. Testing dan tracing akan banyak membutuhkan dana karena pelacakan dari pasien yang terkonfirmasi perlu dilakukan dengan masif.

"(Misalnya) 1 orang menulari 5, dari 5 ke 25, sehingga testing tracing jadi penting," kata dia.

Advertisement

Dana PEN dari sektor kesehatan juga akan digunakan untuk vaksinasi booster bagi masyarakat selain tenaga kesehatan. Namun saat ini pemerintah masih menunggu keputusan dari Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) terkait jenis vaksin yang akan digunakan sebagai booster.

"Kami menunggu hasil ITAGI, ada 2 opsi homotalus dan heterotalus. Sinovac-Sinovac, atau AZ-AZ, Pfizer-Pfizer atau yang campur," kata dia.

Bila sudah ada keputusan, maka pemerintah dalam waktu dekat akan segera merealisasikan vaksinasi booster. Baik itu vaksin booster program pemerintah maupun vaksin mandiri.

"Vaksin program bisa dimulai awal Januari," kata dia.

Selain itu, pemerintah juga tengah mendorong penggunaan vaksin merah putih. Diperkirakan vaksin buatan anak bangsa ini baru bisa digunakan untuk vaksin booster mulai semester II tahun 2022.

Baca juga:
Capai 88,5 Persen dari Target, Realisasi Dana PEN 2021 Rp 658,9 Triliun
Pemulihan Ekonomi di Bali Dinilai Jadi yang Paling Lambat
Rupiah Menguat di Rp14.197 per USD Seiring Optimisme Pemulihan Ekonomi
Kata Mendag saat Lepas Ekspor Rp35 Triliun dari 26 Provinsi: Ekonomi Mulai Pulih
BRIN: Percepatan Vaksinasi Dorong Pemulihan Ekonomi
AP II Catat Pergerakan Penumpang Pesawat Mulai Naik

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.