Capai 88,5 Persen dari Target, Realisasi Dana PEN 2021 Rp 658,9 Triliun
Merdeka.com - Sampai akhir Desember 2021, realisasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mencapai Rp 658,9 triliun. Angka ini baru mencapai 88,5 persen dari alokasi anggaran sebesar Rp 744,77 triliun.
"Sampai akhir tahun realisasinya sebesar 88,5 persen," kata Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers Capaian Program Kerja Kemenko Bidang Perekonomian Tahun 2021, Jakarta, Kamis (30/12).
Secara lebih rinci, realisasi sektor kesehatan baru mencapai Rp 193 triliun (89,8 persen) dari anggaran Rp 214,96 triliun. Sektor perlindungan sosial terealisasi Rp 170,5 triliun (91,3 persen) dari anggaran Rp 186,6 triliun.
Anggaran untuk program prioritas terealisasi Rp 106,5 triliun (90,3 persen) dari anggaran Rp 117,9 triliun. Kemudian anggaran untuk insentif usaha sudah terealisasi Rp 72,7 triliun (115,7 persen) dari anggaran Rp 62,8 triliun.
Penyerapan Anggaran Terendah
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSementara penyerapan anggaran terendah yakni dari program dukungan UMKM baru terealisasi Rp 116,2 triliun (76,9 persen) dari anggaran Rp 162,44 triliun.
Menko Airlangga mengatakan rendahnya penyerapan ini karena adanya pergeseran komponen DIPA (IJP). Tambahan alokasi belanja untuk biaya margin investasi pemerintah sehingga subsidi UMKM alokasi lebih rendah.
Dia menambahkan, penyerapan yang belum 100 persen ini karena ada beberapa program yang tidak berjalan sehingga dananya tidak dicairkan. Begitu juga dengan dana yang seharusnya disalurkan ke perbankan dikembalikan sebesar Rp 30 triliun karena kondisi likuiditas perbankan yang masih baik.
"Dari sektor keuangan ada pengembalian Rp 30 triliun karena perbankan likuiditasnya bagus sehingga tidak butuh lagi penjaminan," kata dia.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya