Stok Pupuk Petrokimia Gresik Aman Jelang Tahun Baru 2026, Petani Tak Perlu Khawatir
PT Petrokimia Gresik memastikan Stok Pupuk Petrokimia Gresik melampaui batas aman, menjamin ketersediaan bagi petani jelang libur Tahun Baru 2026.
PT Petrokimia Gresik mengambil langkah proaktif dengan menyiapkan stok pupuk bersubsidi dalam jumlah signifikan. Ketersediaan ini melampaui ketentuan safety stock demi memenuhi kebutuhan petani di seluruh Indonesia jelang akhir tahun.
Total 236.486 ton pupuk telah disiapkan untuk beberapa pekan ke depan, khususnya menghadapi periode libur Tahun Baru 2026. Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menegaskan petani tidak perlu khawatir akan pasokan pupuk yang memadai.
Stok pupuk ini sudah berada di gudang-gudang Lini III di berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur. Distribusi siap dilakukan ke Penerima Pupuk pada Titik Serah (PPTS) sesuai kebutuhan mendesak petani, memastikan proses pemupukan tetap berjalan lancar.
Ketersediaan Stok Pupuk Bersubsidi Melampaui Batas Aman
PT Petrokimia Gresik menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung sektor pertanian nasional. Perusahaan memastikan ketersediaan Stok Pupuk Petrokimia Gresik jauh di atas standar minimum yang ditetapkan.
Data per 24 Desember 2025 menunjukkan rincian stok pupuk bersubsidi yang impresif. Pupuk Urea bersubsidi mencapai 18.635 ton, NPK Phonska sebanyak 164.747 ton, dan pupuk organik Petroganik 49.247 ton.
Selain itu, pupuk ZA bersubsidi juga tersedia sebanyak 3.856 ton, menambah total Stok Pupuk Petrokimia Gresik. Jumlah ini menjadi jaminan bagi petani untuk melanjutkan aktivitas pemupukan tanpa kendala, bahkan saat libur panjang.
Tidak hanya pupuk bersubsidi, Petrokimia Gresik juga menyiapkan stok pupuk nonsubsidi untuk mengamankan kebutuhan petani. Ini mencakup Urea, NPK, dan ZA, memberikan pilihan dan mengamankan kebutuhan pupuk petani lebih luas.
Strategi Distribusi dan Pengawasan Lapangan
Untuk memastikan pupuk sampai ke tangan yang tepat, Petrokimia Gresik tidak hanya mengandalkan gudang penyimpanan. Perusahaan aktif melakukan "blusukan" ke daerah-daerah pertanian untuk memantau langsung.
Langkah ini bertujuan untuk memverifikasi langsung kondisi stok di lapangan dan memastikan ketersediaan. Selain itu, memastikan bahwa pupuk bersubsidi benar-benar diterima oleh petani yang terdaftar sesuai regulasi pemerintah.
Direktur Utama Daconi Khotob menegaskan bahwa ini adalah bagian dari komitmen Petrokimia Gresik. Tujuannya adalah menjamin kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi sesuai aturan yang berlaku.
Ia mengimbau petani agar segera memanfaatkan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2025. Hal ini penting mengingat tahun anggaran akan segera berakhir, sehingga penyaluran pupuk selanjutnya akan mengikuti alokasi baru tahun 2026.
Berikut rincian Stok Pupuk Petrokimia Gresik bersubsidi per 24 Desember 2025:
Sumber: AntaraNews