Stok bensin AS melimpah buat harga minyak dunia merosot
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari, turun USD 1,16 menjadi menetap di USD 49,77 per barel di New York Mercantile Exchange.
Harga minyak bergerak turun pada Rabu (Kamis pagi WIB). Penurunan harga didorong data pemerintah AS yang menunjukkan bahwa persediaan bahan bakar minyak (BBM) AS pekan lalu meningkat lebih besar dari yang diperkirakan.
Badan Informasi Energi AS (EIA) mengatakan dalam laporan mingguannya pada Rabu bahwa persediaan minyak mentah turun 2,4 juta barel selama pekan yang berakhir 2 Desember, mengalahkan konsensus pasar.
Namun, stok bensin naik 3,4 juta barel, lebih tinggi dari ekspektasi pasar naik 1,9 juta barel. Persediaan distilasi, yang termasuk minyak diesel dan pemanas, meningkat sebesar 2,5 juta barel, melebihi ekspektasi untuk kenaikan 1,8 juta barel, menurut laporan EIA.
Para analis mengatakan laporan itu secara keseluruhan "bearish", memperdalam kekhawatiran para investor tentang kelebihan pasokan di pasar global.
Patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari, turun USD 1,16 menjadi menetap di USD 49,77 per barel di New York Mercantile Exchange.
Sementara itu, patokan global, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Februari, merosot USD 0,93 menjadi ditutup pada USD 53,00 per barel di London ICE Futures Exchange.
Sehari sebelumnya, harga minyak juga jatuh menghentikan kenaikan empat sesi berturut-turut, karena pasar mengkhawatirkan rekor produksi dan reaksi produsen-produsen minyak serpih AS dapat merusak kesepakatan pemangkasan produksi OPEC.
Baca juga:
DPR dukung wacana sanksi ke perusahaan pelaku pencemaran lingkungan
3 SPBU terdampak gempa, distribusi BBM dan LPG di Aceh tetap normal
DPR: Australia harus ikut atasi pencemaran meledaknya Kilang Montara
Ini cara agar Pertamina jadi perusahaan energi kelas dunia
Skema gross split untungkan negara dibanding kontrak bagi hasil