LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Standard Chartered: Ekonomi Indonesia 2017 lebih baik dibanding 2016

Senior Economist Standard Chartered Bank, Aldian Taloputra mengatakan, ekonomi Indonesia akan tumbuh hingga 5,3 persen di 2017. Hal ini didukung oleh konsumsi rumah tangga dan membaiknya harga komoditas, seperti kelapa sawit.

2017-01-23 15:41:28
Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement

Standard Chartered Bank memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun ini akan lebih baik dibanding 2016, meski Indonesia masih harus menghadapi berbagai tantangan, baik dari eksternal maupun internal.

Senior Economist Standard Chartered Bank, Aldian Taloputra mengatakan, ekonomi Indonesia akan tumbuh hingga 5,3 persen di 2017. Hal ini didukung oleh konsumsi rumah tangga dan membaiknya harga komoditas, seperti kelapa sawit, minyak, dan batu bara sudah mengalami kenaikan sejak akhir tahun lalu.

"Harga komoditi kelihatannya terus meningkat. Kenaikan harga ini menurut kami tidak hanya menolong sektor ekspor atau berhubungan komoditas tapi juga akan menolong daya beli masyarakat dan pemerintah. Terutama di daerah atau provinsi yang menghasilkan komoditas itu sendiri," kata Aldian di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (23/1).

Advertisement

Dengan meningkatnya permintaan atas komoditas, maka belanja pemerintah akan menjadi positif. "Tahun ini budget relatif lebih aman dibanding tahun sebelumnya. Melihat dari sisi penerimaan perpajakan, memang masih cukup tinggi, tapi masih bisa dicapai," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Aldian, investasi swasta diperkirakan tidak akan banyak berubah. Sebab, banyaknya tantangan dari global membuat investor fokus meningkatkan pasar di dalam negeri dibanding ekspor.

"Dari sisi permintaan eksternal relatif tidak berubah, tadi disebutkan banyak tantangan. Jadi investasi akan banyak terjadi pada sektor yang melayani atau menghasilkan barang di domestik. Jadi melayani di dalam dibanding keluar," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Fasial Basri sebut Mentan Amran paling dilindungi Presiden Jokowi
Aksi 411 buat investor ragu tanam modal di Indonesia
Pemerintah antisipasi kebijakan Trump usai dilantik jadi Presiden AS
Di Ternate, harga cabai rawit anjlok jadi Rp 65.000 per Kg
Cak Imin khawatir isu sara dan radikalisme pengaruhi ekonomi RI

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.