Cak Imin khawatir isu sara dan radikalisme pengaruhi ekonomi RI
Merdeka.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar meminta pemerintah untuk mengantisipasi pelemahan ekonomi global yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Ditambah lagi, saat ini Indonesia mengalami masalah sara dan radikalisme.
"Mengalami penurunan global harus diantisipasi ekonomi Indonesia semoga bisa tumbuh harapan kita," kata pria akrab disapa Cak Imin di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Senin (23/1).
Menurut Cak Imin, pemerintah juga harus antisipasi atau menangkal isu sara dan radikalisme agar tak berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Bahkan khutbah Salat Jumat juga tak seharusnya diisi dengan ajakan keras.
"Ada tiga keadaan ajakan bicara keras dan radikal laku di mana-mana. Salat Jumatan ajakan keras semua kecuali masjid saya di Ciganjur, biasa saja. Mungkin kalau engga keras engga laku di Jakarta," kata dia.
Dia mengatakan kader PKB dan NU akan membantu pemerintah dalam hal tersebut. Namun pemerintah juga harus serius menangani hal tersebut.
"Yang akan sampaikan ada PKB dan NU tumbuh berkembang akan kembali keadaan yang baik tapi harus ada penanganan yang sungguh-sungguh," tukasnya.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya