LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sriwijaya Air & Citilink Pecah Kongsi, Penumpang Terlantar di Bandara Soekarno-Hatta

Penerbangan Sriwijaya Air ke Malang melalui Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan. Puluhan penumpang belum mendapat kejelasan terkait alasan pembatalan tersebut. Seharusnya pesawat akan berangkat pada pukul 13.10 WIB. Salah satu penumpang, Nasrul Utama, merasa ditipu.

2019-11-07 14:37:54
Sriwijaya Air
Advertisement

Penerbangan Sriwijaya Air ke Malang melalui Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan. Puluhan penumpang belum mendapat kejelasan terkait alasan pembatalan tersebut. Seharusnya pesawat akan berangkat pada pukul 13.10 WIB.

Salah satu penumpang, Nasrul Utama, merasa ditipu. Menurutnya, pihak maskapai tahu tak ada pesawat yang bisa terbang ke Malang tapi tiket tetap dijual.

"Apa ini perusahaan atau apa? Ini penipuan. Terus terang saja. Sudah tahu pesawatnya tidak ada, dijual juga," keluhnya kepada wartawan di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (7/11).

Advertisement

Nasrul pun merasa heran tak ada pesawat tapi penumpang tetap diberi boarding pass. Seharusnya informasi disampaikan dari awal saat proses check in.

Selain pembatalan penerbangan ke Malang, Sriwijaya Air juga menunda penerbangan tujuan Lampung dan Pontianak. Pesawat ke Lampung seharusnya berangkat pukul 07.15 WIB namun sampai siang ini belum ada kejelasan.

Salah seorang penumpang, Krisna (77) mengatakan belum ada kepastian kapan dia akan berangkat ke Lampung. Dia tetap berharap bisa tetap terbang untuk menghadiri acara keluarga.

Advertisement

Menunggu sejak pagi, Krisna mengatakan ada pembagian makan siang dari pihak Sriwijaya Air. Selain itu pihaknya akan diberikan kompensasi sebesar Rp300.000. Namun uang kompensasi bisa dicairkan sepekan setelah jadwal penerbangan. "Dapat kompensasi Rp300.000 tapi itu bisa diambil di Bank Mandiri seminggu setelah ini," ujarnya.

Menhub Budi Benarkan Ada Pembatalan Penerbangan Sriwijaya Air

Sejumlah rute penerbangan Sriwijaya Air batal terbang dan berdampak pada penumpang yang sudah beli tiket jauh-jauh hari. Diduga hal ini imbas ketegangan hubungannya dengan anak usaha Garuda Indonesia, Citilink Indonesia.

Menanggapi hal ini, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, mengonfirmasi bahwa Sriwijaya Air tetap beroperasi, meski ada beberapa penerbangan yang batal. "Bukan tidak terbang lagi, ya, tapi memang ada beberapa yang dibatalkan," ujarnya di Jakarta, Kamis (7/11).

Meski demikian, tidak dijelaskan alasan pembatalan penerbangan tersebut. Namun, Menhub Budi ingin agar hubungan bisnis Sriwijaya Air dengan Garuda Indonesia jangan sampai renggang.

Menhub Budi mengatakan akan memanggil kedua maskapai agar tetap mempertahankan hubungan mereka. "Nanti akan dipanggil, kita ajak, kita cari jalan keluar agar tidak pecah kongsi," ujarnya.

INACA Minta Tak Sampai Rugikan Rakyat

Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) mengimbau agar maskapai Sriwijaya Air dan anak usaha Garuda Indonesia, Citilink Indonesia tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja di sela acara Forum Perhubungan bertajuk Kesiapan Sektor Transportasi Mendukung Pariwisata di Lima Bali Baru Super Prioritas di Jakarta, Kamis (7/11).

"Kalau dari INACA, kami hanya terbatas mengimbau, kalau ada diskusi korporasi mohon diselesaikan, jangan sampai menimbulkan kerugian pada publik," tutur Denon.

Dia melanjutkan kisruh ini sifatnya internal sehingga asosiasi tidak bisa berkomentar banyak.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal INACA Bayu Sutanto, menyatakan ketegangan antar Sriwijaya Air dan Garuda Indonesia ini sebenarnya wajar dalam hubungan bisnis. "Itu masalah kontrak kedua belah pihak perusahaan saja, misalnya kalau maskapai tidak cocok sama ground handling yang ini ya pindah," ungkap Bayu.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.