Sri Mulyani ungkap kondisi ekonomi dunia pasca krisis 2008
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati membeberkan kondisi ekonomi global pasca krisis ekonomi 2008 silam. Menurutnya ada satu hal yang harus diwaspadai yaitu soal perdagangan internasional.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati membeberkan kondisi ekonomi global pasca krisis ekonomi 2008 silam. Menurutnya ada satu hal yang harus diwaspadai yaitu soal perdagangan internasional.
Ani, sapaan akrab Sri Mulyani menjelaskan, perdagangan internasional sejak 2008 sangat lemah. Bahkan berada di bawah angka pertumbuhan ekonomi global.
"Sejak 2008 sesudah krisis, pertumbuhan perdagangan internasional di bawah ekonomi global. Biasanya ini malah dua kali lipat dibanding ekonomi," jelas Ani di Bappenas, Jakarta, Selasa (11/4).
Kondisi ini harus diwaspadai Indonesia karena perdagangan menopang pertumbuhan ekonomi. Apalagi, harga komoditas saat ini masih bertahan rendah.
Namun demikian, Ani cukup senang Indonesia masih bisa bertahan hingga saat ini. Bahkan, Indonesia jauh lebih baik dibanding negara lain seperti Brasil, Meksiko, Kolombia.
"Indonesia masih bisa tumbuh setara negara produsen migas. Harga komoditas turun, tapi ekonomi domestik kita masih kuat."
Baca juga:
Sri Mulyani: Jangan hanya minta duit, tapi program tak jelas
Sri Mulyani: Banyak yang 'ngedumel', saya potong anggaran di 2016
Sri Mulyani waspadai kebijakan Donald Trump soal kecurangan dagang
Sri Mulyani dan Agus Martowardojo rapat dengan Luhut, ini hasilnya
Sri Mulyani sebut minimnya infrastruktur buat daya saing RI rendah
Ini pesan Sri Mulyani soal gunakan dana LMAN untuk pengadaan tanah
Menkeu Sri Mulyani blokir izin 9.568 perusahaan impor