LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sri Mulyani Target Pendapatan Negara Capai Rp1.916 T Hingga Akhir Tahun

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menargetkan penerimaan negara di tahun 2021 mencapai 16,3 persen setara Rp1.916 triliun. Hingga Oktober 2021, pendapatan negara mencapai 18,2 persen atau Rp1.510 triliun.

2021-11-18 10:48:01
APBN
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menargetkan penerimaan negara di tahun 2021 mencapai 16,3 persen setara Rp1.916 triliun. Hingga Oktober 2021, pendapatan negara mencapai 18,2 persen atau Rp1.510 triliun.

"Growth dari penerimaan negara kita tumbuhnya 18,2, pajak tumbuhnya 15,3 persen, ini memang kombinasi dari banyak hal di mana yang kita berikan dukungan insentif kepada dunia usaha dan basis tahun lalu yang rendah, sekarang kemampuan kita pick up cukup tinggi," kata Sri Mulyani dalam CEO Forum, Kamis (18/11).

Selain itu, PPN dalam negeri juga mengalami pertumbuhan sebesar 13,3 persen, PPH Badan tumbuh 13,4 persen, PPN impor tumbuh 32,3 persen, bahkan Bea cukai kepabeanan tumbuhnya 9 kali lipat karena peningkatan itu disebabkan oleh meningkatnya PPN Impor.

Advertisement

"Makanya neraca pembayaran untuk trade account kita luar biasa dari sisi positifnya. Nah ini adalah catatan-catatan positif yang menggambarkan dukungan atau dalam hal ini kegiatan ekonomi underlying nya itu mulai berdegup sangat keras bahkan pada saat kita dihantam oleh Delta varian," ujarnya.

Menurutnya, covid-19 varian Delta memang menurunkan konsumsi rumah tangga dari 5 persen menjadi sekitar 1 persen. Namun aktivitas masyarakat tidak berhenti begitu saja, sehingga momentumnya itu masih terus terakselerasi, oleh karena itu pihaknya cukup optimis untuk kuartal keempat akan tumbuh positif.

"Dengan tren ini sampai dengan akhir tahun kita berharap permintaan dari sisi penerimaan negara itu kita akan lebih dari yang kita taruh di dalam undang-undang APBN. Kita proyeksikan akan mencapai 16,3 growth nya, terus nominalnya Rp 1.916 triliun, kita akan lihat nanti komponennya sudah kita identified," tandasnya.

Advertisement

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Sri Mulyani: Defisit APBN Mengecil Jadi Rp873 Triliun
Jokowi Minta Kementerian Cadangkan 5 Persen Anggaran untuk Antisipasi Covid-19
Sri Mulyani Catat Pendapatan Negara Naik 18,2 Persen: APBN Mulai Pulih
Penjelasan Misbakhun Soal Kritik Dana Cadangan PEN Digunakan untuk BUMN
Kemenkeu Ajarkan Peran APBN Selamatkan Negara Saat Pandemi di 342 SD Hingga SLB
Gelontorkan Rp55,9 T, Menkeu Sebut Bukti Pemerintah Peduli Pendidikan Keagamaan

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.