LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sri Mulyani minta suntikan modal untuk PT KAI dan PT Djakarta Lloyd

PMN tunai PT KAI akan digunakan untuk menunjang kemampuan perusahaan dalam menjalankan pembangunan sarana dan prasarana LRT Jabodebek. Hal ini sudah dibahas di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan kementerian terkait untuk pembangunan LRT agar bisa mencapai target.

2017-07-13 14:37:14
BUMN
Advertisement

Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Perubahan 2017, pemerintah mengajukan pemberian Penyertaan Modal Negara (PMN) tunai untuk PT Kereta Api Indonesia dan PMN non-tunai untuk PT Djakarta Lloyd.

Badan Anggaran DPR RI sendiri masih membahas rencana PMN untuk PT KAI sebesar Rp 2 triliun, sedangkan untuk Djakarta Lloyd sebesar Rp 379 miliar.

"Dalam RAPBN-P 2017 diusulkan PMN tunai kepada PT KAI dan PMN non tunai ke PT Djakarta Lloyd. Pada 12 Juli 2017 Banggar telah membahas dengan pemerintah agendanya asumsi dasar APBN-P 2017, juga melihat porsi pendapatan, defisit, dan postur pembiayaan RAPBN-P 2017," kata Sri Mulyani di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (13/7).

Advertisement

PMN tunai PT KAI akan digunakan untuk menunjang kemampuan perusahaan dalam menjalankan pembangunan sarana dan prasarana LRT Jabodebek. Hal ini sudah dibahas di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan kementerian terkait untuk pembangunan LRT agar bisa mencapai target.

"Tapi karena keterbatasan belanja negara maka ada konversi PT KAI dan belanja di KL Kemenhub dan PSO dalam pelaksanaan pengelolaan LRT Jabodebek," imbuhnya.

Sementara itu, PMN non tunai PT Djakarta Lloyd berasal dari konversi utang subsidi dari loan agreement yang dikonversi jadi ekuitas. Oleh karena itu, Sri Mulyani terlebih dulu meminta persetujuan Komisi VI DPR RI sebelum akhirnya diputus di Badan Anggaran DPR.

Advertisement

"Kami mohon untuk Komisi VI untuk PMN di APBN-P 2017 kami mohon disetujui PMN tunai PT KAI sebesar Rp 2 triliun dan non tunai PT Djakarta Lloyd sebesar Rp 379,3 miliar," pungkas Sri Mulyani.

Baca juga:
R-APBN 2018, Kementerian BUMN minta anggaran Rp 247,04 miliar
PT PAL segera bangun empat kapal pembangkit listrik
Temui Luhut, bos PT PAL bahas penjualan kapal ke TNI dan luar negeri
Rini: Mudik Lebaran 2017 lebih baik dibanding tahun-tahun sebelumnya
Rasio kredit bermasalah BNI semester I 2017 turun ke 2,8 persen

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.