Sri Mulyani: Indonesia Butuh Rp3.461 Triliun Tangani Perubahan Iklim Hingga 2030
Dengan adanya kebutuhan anggaran itu, pemerintah akan terus merumuskan kebijakan yang mampu untuk menarik lebih banyak investasi. Di antaranya untuk membangun sektor utama penentu perubahan iklim yakni kehutanan, energi dan transportasi, limbah, pertanian, serta industri.
Menteri Keuangan, Sri Mulyani menyebut bahwa Indonesia membutuhkan anggaran sebesar Rp3.461 triliun untuk mengatasi perubahan iklim. Anggaran tersebut untuk penanganan perubahan iklim hingga 2030.
"Angka itu adalah luar biasa dan ini tidak mungkin dilakukan hanya dengan APBN," kata Sri Mulyani, Jakarta, Kamis (26/8).
Dengan adanya kebutuhan anggaran itu, pemerintah akan terus merumuskan kebijakan yang mampu untuk menarik lebih banyak investasi. Di antaranya untuk membangun sektor utama penentu perubahan iklim yakni kehutanan, energi dan transportasi, limbah, pertanian, serta industri.
Dengan adanya Omnibus Law Cipta Kerja yang mengubah iklim investasi, tentunya akan banyak memberikan dampak positif bagi Indonesia. Sebab, akan lebih banyak investasi dan teknologi di bidang pembangunan berkelanjutan.
"Apakah itu proyek hijau maupun berbagai proyek baik untuk mitigasi maupun adaptasi. Sehingga langkah-langkah ini akan bisa terus memenuhi komitmen Indonesia secara kredibel," kata Sri Mulyani.
Pemerintah juga hingga kini masih memberikan berbagai instrumen fiskal kita seperti tax holiday, tax allowance, dan fasilitas Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Di mana fasilitas ini banyak yang berhubungan dengan proyek hijau.
Adapun di dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terdapat budget tagging untuk perubahan iklim sebesar 4,1 persen setiap tahunnya sejak 2016 hingga 2020.
Beberapa pemerintah daerah sejak 2019 juga sudah mulai menandai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membantu komitmen Indonesia untuk mengatasi perubahan iklim tersebut.
Baca juga:
Teknologi dan Pendanaan Kunci Indonesia Turunkan Emisi Karbon
Cuaca Ekstrem di Sumut, Warga Diingatkan Waspadai Bencana
PDB Dunia Berpotensi Turun 18 Persen Akibat Pemanasan Global
Ribuan Ikan Mati Terdampar Akibat Perubahan Iklim
Pemerintah Siapkan Inovasi Pembiayaan Tangani Perubahan Iklim