LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sri Mulyani Akui Punya Aset Rumah di AS, Tapi Masih Nyicil

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui memiliki sebuah rumah di Washington DC, Amerika Serikat. Rumah tersebut dibeli dengan cara dicicil saat dirinya bekerja menjadi Managing Director World Bank pada tahun 2012 lalu.

2023-03-06 17:22:21
Sri Mulyani Indrawati
Advertisement

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengakui memiliki sebuah rumah di Washington DC, Amerika Serikat. Rumah tersebut dibeli dengan cara dicicil saat dirinya bekerja menjadi Managing Director World Bank pada tahun 2012 lalu.

"Rumah itu jadi milik saya dengan cicilan yang saya bayar dari gaji (di World Bank). Waktu kita beli pertama (harganya) USD1,1 juta, enggak tahu kalau harga sekarang," kata Sri Mulyani dalam salah satu tayangan di stasiun televisi swasta, dikutip di Jakarta, Senin (6/3).

Keputusan membeli rumah di Ibukota Amerika Serikat bukan tanpa alasan. Sebelum akhirnya memutuskan membeli rumah, Sri Mulyani mendapatkan tawaran bekerja sebagai Managing Director World Bank.

Advertisement

Melihat kontrak kerja yang tidak sebentar, dia bersama suaminya memutuskan untuk membeli rumah, menyewa. Apalagi setelah dihitung-hitung, lebih baik membeli rumah karena bisa ditempati untuk keperluan anaknya sekolah di Amerika Serikat.

"Saya lihat kontrak saya ini cukup panjang makanya saya dan suami putuskan tidak sewa rumah tapi beli rumah," kata dia.

Membeli rumah di Amerika Serikat nyatanya tidak serumit yang dibayangkan. Apalagi dia bekerja di lembaga keuangan ternama. Hanya dengan surat keterangan dari HRD World Bank, Sri Mulyani bisa langsung membeli mobil di negeri Paman Sam.

Advertisement

"Dengan employment statement saya sebagai Managing Director World Bank, dengan keterangan salary sekian, itu ditandatangani Kepala HRD World Bank, dengan itu saya langsung pada hari kedua bisa membeli mobil. Saya tidak sewa, saya beli dan kendarai mobil di hari itu juga," sambung dia.

Kemudahan tersebut membuat Sri Mulyani dengan suaminya memutuskan membeli rumah melalui Bank Fund Deposits Corporation (BFDC) yang menjadi mitra para pegawai IMF dan World Bank. Setelah melihat daftar rumah yang dijual, dia pun memutuskan membeli rumah tersebut dengan cara dicicil seminggu setelah membeli mobil secara tunai.

"Kita lihat cicilan tiap bulannya dan salary saya itu masuk. Besoknya saya ke lawyer tanda tangan dan rumah itu jadi milik saja," kata dia.

Sri Mulyani mengaku hingga saat ini dirinya masih menyicil rumah yang dibelinya tersebut. Bahkan nilai utang yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tersebut merupakan sisa utang cicilan dari rumah yang dibelinya sekitar 10 tahun lalu.

"Kita cicil, makanya di LHKPN ini saya punya utang. Ya itu sisa cicilan yang harus saya cicil," kata dia.

Sebagai informasi, berdasarkan LHKPN yang diterbitkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), per 31 Desember 2021 Sri Mulyani tercatat memiliki utang sebesar Rp9,21 miliar. Adapun nilai aset tanah dan bangunan yang tercatat di luar negeri sebesar Rp18,64 miliar.

Dalam laporan tersebut, total harta kekayaan Sri Mulyani tercatat hanya Rp58,04 miliar dengan memiliki aset tanah dan bangunan senilai Rp45,81 miliar. Kemudian alat transportasi dan mesin senilai Rp145 juta, harta bergerak lainnya senilai Rp446,52 juta, surat berharga senilai Rp12,72 miliar, kas dan setara kas Rp8,14 miliar, namun tidak memiliki harta lainnya.

Baca juga:
Deretan 5 Besar Kekayaan Pejabat Pemprov Banten, Segini Harta Pj Gubernur
PPATK Blokir Rekening Rafael Alun Trisambodo atas Dugaan Pencucian Uang
Usut Dugaan Pencucian Uang, PPATK Blokir Rekening Diduga Nominee Rafael Alun
Ke Yogyakarta, KPK Usut Harta Rafael Alun dan Kepala Bea Cukai Hedon Eko Darmanto
KPK Buka Peluang Penyelidikan Suap & Gratifikasi Usut Kekayaan Rafael Alun
KPK Curiga ke Pejabat dengan LHKPN Rendah: Jabatan Strategis, Lapor Harta Minimalis

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.