LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

SP PGN nilai holding energi harus libatkan PLN, PGN dan Pertamina

Untuk itu, SP PGN mengusulkan agar pemerintah tak hanya membentuk holding migas yang melibatkan PT Pertamina (Persero) dan PGN. Tetapi, membentuk holding BUMN energi yang melibatkan Pertamina, PGN dan PT PLN (Persero). Pembentukan holding ini dengan membuat perusahaan baru yang menaungi ketiga perusahaan tersebut.

2016-09-16 16:36:37
PGN
Advertisement

Serikat Pekerja PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk (SP PGN) menilai para trader gas bakal merasa beruntung dengan adanya pembentukan holding migas. Para trader gas ini membuat harga gas ke konsumen akhir sangat tinggi.

Untuk itu, SP PGN mengusulkan agar pemerintah tak hanya membentuk holding migas yang melibatkan PT Pertamina (Persero) dan PGN. Tetapi, membentuk holding BUMN energi yang melibatkan Pertamina, PGN dan PT PLN (Persero).

"Hal ini untuk menjamin tercapainya kedaulatan energi nasional melalui sinergi nyata di antara ketiganya," ujar Ketua Umum SP PGN Mohammad Rasyid Ridha dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/9).

Advertisement

Rasyid menegaskan pembentukan holding ini dengan membuat perusahaan baru yang menaungi ketiga perusahaan tersebut. Dengan adanya perusahaan baru tersebut, lanjutnya, maka akan mencegah konflik kepentingan yang justru menghambat atau bertolak belakang dengan pembentukan perusahaan baru ini.

"Namun, lebih kepada peningkatan value added bangsa Indonesia untuk dapat bersaing dengan negara lain," tegasnya.

Lebih lanjut, SP PGN juga meminta agar status PGN dalam holding energi tersebut tetap sebagai BUMN. Hal ini penting untuk menjamin kendali pemerintah dalam tata laksana organisasi.

Advertisement

Terkait harga gas tinggi, SP PGN mendukung upaya dari pemerintah untuk menghilangkan rente gas yang sangat merugikan rakyat. Rasyid menambahkan pihaknya juga mendesak agar trader gas yang tidak memiliki infrastruktur untuk dibasmi dengan membuat dan mengimplementasikan tata kelola gas.

"Pemerintah harus berhati-hati dalam membuat holding BUMN di sektor Energi, karena bisa jadi para mafia gas selaku pemburu rente akan mendompleng dan memanfaatkan situasi yang ada. Sehingga, negara akan tersandera lebih dalam ke dalam pusaran rente ekonomi di bidang gas yang tiada akhir. Mafia gas yang terdiri dari para operator dan beking-bekingnya sejatinya adalah musuh bersama bangsa Indonesia," jelasnya.

Untuk mencegah hal itu terjadi, SP PGN menyatakan siap mendukung pemerintah untuk bersama-sama menyusun dan mengawal keseluruhan rangkaian proses tersebut. SP PGN siap untuk diajak serta berkontribusi konstruktif terhadap proses penyusunan ulang tata kelola gas bumi nasional ini.

Baca juga:
Pemerintah diminta tertibkan bisnis gas sebelum buat holding
Bos Kadin dan Apindo beda pendapat soal holding BUMN Migas
Menteri Rini: Holding buat BUMN tak bergantung pada modal negara
Menteri Rini sebut holding BUMN Migas bisa terwujud September ini
Menteri Rini tak jadi buat super holding BUMN seperti Singapura
Pemerintah percepat pembentukan super holding BUMN
Faisal Basri: Menteri BUMN asal bunyi harga gas murah karena holding

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.