Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Rini: Holding buat BUMN tak bergantung pada modal negara

Menteri Rini: Holding buat BUMN tak bergantung pada modal negara Menteri BUMN Rini Soemarno kunjungi PT Pindad. ©2015 Merdeka.com/Angga Yudha Pratomo

Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno meminta semua perusahaan BUMN untuk menyehatkan perusahaan tanpa menunggu suntikan modal melalui Penyertaan Modal Negara (PMN). Rini menekankan, saat ini BUMN harus dapat berkontribusi perekonomian nasional.

"Harus konsentrasikan diri untuk mengembangkan, menyehatkan tanpa PMN berati kita perlu mengoptimalisasi kekuatan modal BUMN sendiri," kata Rini di JCC, Jakarta, Kamis (8/9).

Untuk itu, Rini menilai holdingisasi BUMN menjadi salah satu upaya penting untuk memandirikan perusahaan. Dengan begitu, BUMN tidak bergantung pada suntikan modal negara dan bisa mendorong perekonomian daerah.

"Holdingisasi menjadi penting dalam arti kita mendorong pertumbuhan ekonomi, menjadi perintis membangun di daerah, kita harus dengan memakai kekuatan modal di dalam. Struktur holding tadi sangat penting," tukasnya.

Sebelumnya, pemerintah berencana membentuk enam holding atau induk perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Enam sektor yang akan di bentuk holding adalah sektor perumahan, minyak dan gas (migas), infrastruktur, perbankan, jasa keuangan, dan pangan.

Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menegaskan sinergi dalam bentuk holding ini diperlukan untuk memperkuat investasi. "Tahun ini saya sudah targetkan harus ada 'holding-holding' paling tidak enam (perusahaan)," kata Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan pembentukan induk usaha ini bukan untuk menghilangkan BUMN. Bukan juga untuk melakukan privatisasi seluruh perusahaan BUMN.

"Ini berbeda. Tidak menghilangkan status BUMN pada perseroan yang menjadi anak perusahaan yang sahamnya diinbrengkan. Dan juga tidak menghilangkan atau mengurangi portofolio saham negara secara absolut. Ini tekanan ini perlu saya sampaikan supaya tidak keliru nanti," katanya.

(mdk/idr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP