Soal peluang berbaikan, Kemenkeu sebut JP Morgan masih plin plan
Soal peluang berbaikan, Kemenkeu sebut JP Morgan masih plin plan. Direktur Strategi dan Portofolio Utang Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Schneider Siahaan, belum bisa memastikan JP Morgan bisa kembali bergabung menjadi agen penjual surat utang Indonesia.
Direktur Strategi dan Portofolio Utang Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Schneider Siahaan, mengatakan sangat menghargai hasil riset yang dilakukan oleh JP Morgan. Namun, dirinya belum bisa memastikan JP Morgan bisa kembali bergabung menjadi agen penjual surat utang Indonesia.
"Kita lihat saja nanti, soalnya mereka maju mundur. Kita belum lihat intensinya mereka, karena sebenarnya kalau kerja sama dengan banyak orang semakin bagus benefitnya," terang dia di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Kamis (12/1) malam.
Pemerintah, lanjutnya, pada dasarnya mendukung riset yang dikeluarkan JP Morgan. Namun, dengan syarat riset tersebut tidak merugikan bagi negara.
"Bu Menteri kan maunya kerja sama, tapi saling menguntungkanlah. Kalau yang satu untung, yang satu rugi, itu namanya konflik bukan kerja sama," ujar Schneider.
Schneider menegaskan pemerintah tidak anti kritik terhadap hasil riset JP Morgan maupun lembaga keuangan internasional lain. Akan tetapi, dia mengingatkan bahwa setiap kerja sama pemerintah dengan agen penjual surat utang harus dilandasi sikap profesional dan integritas.
"Bukan kaya jual obat, yang penting laku dulu ada yang beli. Kan orang pasti akan cek, jadi harus kredibel. Jadi, jangan sampai merugikan kita. Misalnya dia agen jual SUN, tapi dia malah bilang jangan beli, lalu bagaimana dia menjualnya," kata Scheider.
Baca juga:
OJK soal JP Morgan: Ini persoalan biasa saja, jangan diperbesar
Soal JP Morgan, Menkeu tegaskan pemerintah tidak anti kritik
Pembelaan & serangan balik untuk Indonesia berani tendang JP Morgan
Putus kontrak JP Morgan, Indonesia dinilai konyol tak terima kritik
Ini pembelaan JP Morgan setelah ditendang Sri Mulyani dari Indonesia
Beraninya Sri Mulyani tendang JP Morgan karena ganggu Indonesia
Bos BEI dan BI kompak dukung Sri Mulyani putus kontrak JP Morgan