Sistem online single submission siap diluncurkan sebelum 20 Mei 2018
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan layanan perizinan berusaha terintegrasi atau online single submission (OSS) akan segera diluncurkan. Semua perangkat layanan tersebut dipastikan rampung sebelum 20 Mei 2018, atau lebih cepat dari target semula.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan layanan perizinan berusaha terintegrasi atau online single submission (OSS) akan segera diluncurkan. Semua perangkat layanan tersebut dipastikan rampung sebelum 20 Mei 2018, atau lebih cepat dari target semula.
Menko Darmin mengungkapkan, saat ini sebagian besar satuan tugas (satgas) di daerah yang menjadi bagian dari OSS telah terbentuk. Selain itu, sumber daya manusia (SDM) yang akan menjalankan layanan ini juga telah dilatih.
"Kita akan membentuk satgas di daerah. Ada beberapa yang belum bentuk, tetapi sebagian besar 80 persen sudah. Dan kita sudah training orang-orangnya untuk jalankan OSS," ujar dia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (16/5).
Dia menjelaskan, dalam layanan ini, investor yang akan mendaftar untuk berinvestasi di Indonesia akan mendapatkan sejumlah kemudahan.
Saat ini pemerintah juga tengah menyiapkan payung hukum dari program tersebut berupa Peraturan Pemerintah (PP). "Sebelum 20 Mei siap. PP siap. PP saja sudah cukup," tandas dia.
Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Pemerintah siapkan satgas jaga kelancaran online single submission
Ini kemudahan pengurusan izin berusaha di sistem online single submission
Presiden Jokowi ingatkan pentingnya perizinan berusaha terintegrasi untuk investasi
Ketua KPK minta pemerintah perbaiki sistem perizinan daerah
Pemerintah janjikan regulasi kemudahan proyek meski tak berstatus PSN
Pengusaha desak Jokowi lakukan sinkronisasi regulasi pusat dan daerah
Pengusaha apresiasi upaya ESDM pangkas perizinan di sektor migas