Sistem ganjil-genap tuai keluhan, ini jawaban Bos BPTJ
Kepala Badan Pengatur Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono mengatakan terlepas dari tanggapan masyarakat, sistem ini akan memberikan banyak keuntungan.
Pemberlakuan perluasan sistem ganjil genap sudah dilakukan sejak 1 Agustus. Tanggapan dari berbagai pihak bermunculan, termasuk dari warganet. Warganet yang 'gerah' dengan sistem tersebut kemudian menyampaikan keluhannya lewat berbagai meme kocak.
Kepala Badan Pengatur Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Bambang Prihartono mengatakan terlepas dari tanggapan masyarakat, sistem ini akan memberikan banyak keuntungan.
"Mereka (pengguna) dapat banyak. Waktu tempuh lebih cepat. Efisien dari sebelumnya 2 jam jadi 30 menit. Belum kualitas udara yang jadi sehat," ungkapnya saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (4/8).
Karena itu, masyarakat seharusnya sadar bahwa pemberlakuan ganjil genap memberikan banyak manfaat. Meskipun penggunaan jalan dibatasi sesuai tanggal dan nomor kendaraan, tapi keuntungan lain juga diperoleh.
"Itu kita ganti dengan udara yang lebih sehat. Waktu tempuh lebih cepat sehingga Tidak boros waktu," kata dia.
Bambang menambahkan kebijakan tersebut seharusnya mendorong masyarakat untuk berubah dari kebiasaan lama.
"Kita jadikan momen perubahan dalam segala bidang. Perubahannya bukan bicara soal kecepatan waktu tempuh, tapi bagaimana CO2 yang mencemari udara kita. Yang sudah tidak sehat kita perbaiki kualitas udara," imbuhnya.
Bagi masyarakat yang terkena dampak dari kebijakan ini, diharapkan menggunakan fasilitas angkutan umum yang sudah disediakan. "Mereka harus gunakan angkutan umum, angkutan massal," tandasnya.
Baca juga:
Perlu pembahasan lebih lanjut jika sistem ganjil genap diberlakukan permanen
2 Hari sistem ganjil genap tercatat 2.432 pelanggaran, paling banyak di Jakpus
Anies bebaskan mobil untuk difabel dari sistem ganjil-genap
4 Persiapan Asian Games 2018 yang menimbulkan perdebatan
Taufik soal perluasan ganjil-genap diprotes: Yang marah netizennya Ahok saja
Ribuan pengendara ditilang, Kadishub DKI evaluasi sistem ganjil-genap
Hari pertama penindakan sistem ganjil genap, 1.102 kendaraan melanggar