LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Serangan AS ke Venezuela Picu Ketidakpastian Logistik Global, Rantai Pasok Terancam

Ketegangan geopolitik yang muncul akibat serangan Amerika Serikat terhadap Venezuela menimbulkan kekhawatiran baru mengenai stabilitas rantai pasokan global.

Selasa, 06 Jan 2026 12:34:03
venezuela
Para pendukung Nicolas Maduro berkumpul di beberapa titik di Caracas untuk memprotes intervensi militer Amerika Serikat. Tampak dalam foto, pendukung mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro (© 2026 Liputan6.com)
Advertisement

Eskalasi ketegangan dalam geopolitik dunia kembali meningkat setelah serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela. Hal ini menimbulkan kekhawatiran baru terkait stabilitas pasokan energi serta kelancaran rantai pasok global.

Supply Chain Indonesia (SCI) mengungkapkan bahwa situasi ini muncul di tengah upaya Indonesia untuk memperluas diversifikasi pasar ekspor, khususnya ke kawasan Amerika Selatan melalui berbagai inisiatif kerja sama perdagangan.

Founder dan CEO SCI, Setijadi, mengemukakan bahwa meskipun konflik tersebut tidak secara langsung memengaruhi jalur perdagangan antara Indonesia dan Amerika Selatan, potensi dampak lanjutan tetap perlu diwaspadai.

"Gangguan geopolitik di negara produsen energi berisiko memicu volatilitas harga minyak global yang pada akhirnya berdampak pada biaya bahan bakar dan ongkos logistik internasional," ujarnya pada Selasa (6/1/2026).

Advertisement

Kenaikan biaya bunker dan penyesuaian surcharge pelayaran dapat berpotensi meningkatkan biaya pengiriman pada rute lintas Pasifik maupun rute yang memiliki transit di hub utama global.

"Kondisi ini dapat menekan daya saing harga produk ekspor Indonesia, terutama untuk komoditas manufaktur dan produk bernilai tambah menengah yang sensitif terhadap biaya logistik," tambah Setijadi. Dengan adanya tantangan tersebut, penting bagi Indonesia untuk terus memantau perkembangan situasi global dan melakukan langkah-langkah strategis agar tetap kompetitif di pasar internasional.

Advertisement

Pengiriman akan Mengalami Gangguan

Para pendukung Nicolas Maduro berkumpul di beberapa titik di Caracas untuk memprotes intervensi militer Amerika Serikat. Tampak dalam foto, pendukung mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro © 2026 Liputan6.com

Selain biaya, meningkatnya ketegangan di tingkat global juga dapat berdampak pada keandalan jadwal pengiriman. Perubahan dalam rute pelayaran, konsolidasi muatan, serta modifikasi port of call oleh perusahaan pelayaran dapat menyebabkan waktu pengiriman yang lebih lama dan menambah ketidakpastian pasokan ke pasar Amerika Selatan, termasuk negara-negara utama seperti Peru dan Brasil.

Dari sisi permintaan, SCI mengamati bahwa pembeli di kawasan tersebut menjadi lebih hati-hati dalam membuat keputusan terkait impor.

"Importir cenderung memperketat klausul kontrak, meminta fleksibilitas jadwal pengiriman, serta menuntut jaminan kontinuitas pasokan di tengah meningkatnya ketidakpastian global," kata Setijadi.

Menyesuaikan Klausul Kontrak Eskpor

Para pendukung Nicolas Maduro berkumpul di beberapa titik di Caracas untuk memprotes intervensi militer Amerika Serikat. Tampak dalam foto, pendukung mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro © 2026 Liputan6.com

Dalam menghadapi tantangan ini, ia menekankan betapa pentingnya penguatan ketahanan rantai pasok bagi para eksportir Indonesia. Salah satu langkah awal yang dapat diambil adalah dengan melakukan diversifikasi rute pengiriman dan mitra logistik, sehingga ketergantungan pada satu jalur atau penyedia jasa pelayaran dapat diminimalisir.

Setijadi juga merekomendasikan agar eksportir secara proaktif meninjau dan menyesuaikan klausul kontrak ekspor. Ini terutama berkaitan dengan aspek-aspek seperti jadwal pengiriman, mekanisme penyesuaian biaya logistik, serta pengaturan force majeure.

Di samping itu, para eksportir Indonesia perlu meningkatkan perencanaan persediaan dan manajemen lead time. Ini termasuk mempertimbangkan penggunaan buffer stock atau safety time untuk kontrak yang berulang. Strategi-strategi ini bertujuan untuk menjaga tingkat layanan dan kepercayaan pasar, meskipun terdapat gangguan dalam sistem transportasi internasional.

Advertisement

"Eskalasi geopolitik global tidak seharusnya menghambat agenda diversifikasi pasar ekspor Indonesia ke Amerika Selatan," ujarnya. Dengan menerapkan strategi logistik yang adaptif, melakukan komunikasi yang transparan dengan mitra dagang, serta memperkuat manajemen risiko rantai pasok, Indonesia justru memiliki peluang untuk memperkuat posisinya sebagai mitra dagang yang handal dan kompetitif di kawasan tersebut.

Berita Terbaru
  • Selain Beri Doa, Prabowo Subianto Juga Nikmati Kari Laksa di Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju
  • Pemprov DKI Pasang Target Ambisius, Kawasan Kumuh dan Rawan Rampung 2027
  • Pemprov DKI Lengkapi Huntara Warga Bantaran Rel Senen dengan Air PAM dan Listrik PLN
  • Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah Raih Sabuk Hitam Kehormatan BKC, Dorong Generasi Emas Bebas Gawai
  • Kiandra Ramadhipa Ungkap Rahasia Manuver Penentu Kemenangan Red Bull Rookie Cup Spanyol
  • amerika serikat
  • berita update
  • konten ai
  • logistik
  • minyak
  • venezuela
Artikel ini ditulis oleh
Editor Pandasurya Wijaya
M
Reporter Maulandy Rizky Bayu Kencana, Arthur Gideon
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.