LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sepanjang 2017, total klaim program JKN-KIS capai Rp 84 triliun

Direktur Keuangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Kemal Imam Santoso mengatakan jumlah klaim atau total pengeluaran dari program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sepanjang tahun 2017 mencapai Rp 84 triliun.

2018-05-16 15:44:21
BPJS Kesehatan
Advertisement

Direktur Keuangan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Kemal Imam Santoso mengatakan jumlah klaim atau total pengeluaran dari program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) sepanjang tahun 2017 mencapai Rp 84 triliun.

"Jumlah klaim (pengeluaran) tahun lalu Rp 84 triliun ya nanti diumumkan ada laporan audit," kata Kemal di Kantornya, Jakarta, Rabu (16/5).

Namun secara perhitungan, jumlah klaim pengeluaran yang diterima oleh BPJS Kesehatan lebih besar dibandingkan pendapatan iuran di sepanjang 2017. Di mana pendapatan iuran Jaminan Kesehatan JKN-KIS sepanjang tahun 2017 saja mencapai Rp 74,25 triliun.

Advertisement

Bahkan jika diakumulasikan sepanjang 4 tahun maka total iuran JKN-KIS mencapai Rp 235,06 triliun. Artinya secara perhitungan maka BPJS Kesehatan mengalami defisit sekitar Rp 10 triliun.

Meski demikian, Kemal membantah jika angka Rp 10 triliun tersebut dianggap sebagai defisit. Sebab menurutnya tidak semua klaim sebesar Rp 84 triliun tersebut dikeluarkan pada tahun yang sama.

"Tadikan sudah disampaikan oleh pak Dirut kalau kita menggunakan anggaran berimbang tidak semua klaim jatuh di tahun yang sama. Begini Rp 84 triliun itu yang harus kita bayar mah tapi jatuh temponya tidak pada tahun yang sama semua," terang Kemal.

Advertisement

Lebih lanjut, kemal mengatakan besaran pada klaim terjadi karena beberapa faktor. Mengingat jumlah peserta pada program JKN-KIS yang terus bertambah. Di mana tercatat hingga 11 Mei 2018, peserta JKN-KIS mampu mencapai 197,4 juta jiwa.

"Jadi begini orang sakit tidak ada jadwalnya. Hari ini bisa besok iya bisa kembali lagi. Dan dinamikanya sangat tinggi. Ada yang sudah sembuh minggu depan datang sakit yang lain. Kedua semua peserta mendapatkan haknya. Ketiga pihak faskes dibayar sesuai dengan jumlah klaim dan waktu. Dan pak Dirut sudah aktakan utusan defisit dan kurang urusan kami dan pemerintah," tandasnya.

Baca juga:
Program JKN-KIS selamatkan 1,16 juta orang dari kemiskinan di 2016
Hingga 11 Mei 2018, peserta program JKN-KIS capai 197,4 juta jiwa
Daftar, pasien BPJS tak perlu lagi antre lama di RSUP Sardjito
RS Pelni resmikan layanan eksekutif bagi pasien BPJS
Banyak warga Solo menunggak iuran bulanan JKN KIS

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.