LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Semester I-2019, Capaian Kontrak WIKA Hanya Rp15,2 Triliun

PT Wijaya Karya (WIKA) tbk akan fokus mengejar target kontrak sebesar Rp 61 triliun tahun ini. Hingga selesai semester I 2019, perseroan baru berhasil mendapat Rp 15,2 triliun, itu pun didominasi kontrak antar BUMN dengan porsi 57,4 persen.

2019-08-07 13:15:44
Wijaya Karya
Advertisement

PT Wijaya Karya (WIKA)tbk akan fokus mengejar target kontrak sebesar Rp61 triliun tahun ini. Hingga selesai semester I 2019, perseroan baru berhasil mendapat Rp15,2 triliun, itu pun didominasi kontrak antar BUMN dengan porsi 57,4 persen.

Direktur Utama Wika, Tumiyana, menyebut tidak akan melakukan revisi target Rp61 triliun. Ia yakin target akan terkejar meningkat di semester II seiring berjalannya belanja pemerintah dan selesainya proses pemilu yang notabene membuat swasta wait-and-see.

"Kontrak itu target kita Rp61 triliun sekarang baru capai 15 koma sekian. Sampai dengan Q3 itu akan bergerak ke angka Rp37 triliun. Pada saat government spending bergerak, angka 61 itu saya tak akan revise down. Saya enggak pernah revisi. Saya bilang boleh revisi, tapi naik," jelas Tumiyana pada Rabu (7/8/2019) di kantor Kementerian BUMN di Jakarta.

Advertisement

Per semester I tahun ini, Wika mendapat kontrak swasta sebesar 29,08 persen, luar negeri sebesar 9,92 persen, pemerintah sebesar 3,55 persen, dan BUMN sebesar 57,4 persen. Porsi BUMN akan menurun hingga akhir 2019, itu dipengaruhi porsi kontrak pemerintah yang akan makin tinggi, yakni 16,48 persen.

Meski demikian, ia menyebut porsi BUMN bukanlah sebuah momok negatif, pasalnya itu mendukung sinergi antar BUMN. Total kontrak BUMN sendiri sudah mencapai Rp18 triliun.

"Sekarang dengan posisi politik prosesnya rampung, otomatis porsi private sector akan mulai jalan, government spending mulai naik, yang oversea juga bergerak, sehingga nanti porsi SOE (state-owned enterprise) akan kembali ke posisi 30 persen," jelasnya.

Advertisement

Pada akhir 2019, WIKA menghitung porsi kontrak pemerintah akan menjadi 16,48 persen, swasta sebesar 24,07 persen, investasi sebesar 24,17 persen, overseas 5,68 persen, dan BUMN menjadi 29,62 persen. Target laba mereka tahun ini mencapai Rp3 triliun, naik Rp1 triliun dari laba tahun sebelumnya.

Baca juga:
Dirut WIKA: Pembebasan Lahan Proyek Kereta Cepat Tinggal 2,7 Persen
Semester I-2019, WIKA Bukukan Laba Bersih Rp1,01 Triliun
Proyek-Proyek Besar yang Digeber Jokowi pada Periode Kedua
WIKA, PTPN VIII dan RNI Sinergi Kembangkan Kawasan Industri Subang
Ibu Kota Baru Harus Terapkan Teknologi Digital
Wijaya Karya Bukukan Laba Rp341 Miliar di Kuartal I 2019
Wijaya Karya Bakal Bangun Taman Halal Bernuansa Makkah dan Madinah

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.