LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Semen Indonesia kucurkan Rp 670 juta bangun infrastruktur air bersih

"Selama puluhan tahun, sejak zaman nenek moyang kami tinggal di tempat ini, warga tak bisa menikmati air bersih. Warga setiap tahun kesulitan mendapatkan air, termasuk air bersih, untuk kegiatan sehari-hari."

2016-11-10 20:21:54
Semen Indonesia
Advertisement

PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) mengucurkan dana hingga Rp 670 juta untuk membangun infrastruktur air bersih 2 desa sekitar pabrik Rembang yaitu Desa Kajar dan Pasucen Kecamatan Gunem Rembang Jawa Tengah.

Dana tersebut digunakan untuk pembangunan pipanisasi sepanjang 1 kilometer dan sarana air bersih yang dialirkan ke tandon dengan kapasitas total 8.200 liter yang di bagi dalam 2 titik yaitu, di lokasi Masjid dusun Wuni Desa Kajar dan di lokasi dekat sumber mata air Desa Waru. Selain Dusun Wuni, perusahaan pelat merah ini juga memberikan bantuan pipanisasi dan tandon air 5.100 liter di Desa Pasucen.

"Selama puluhan tahun, sejak zaman nenek moyang kami tinggal di tempat ini, warga tak bisa menikmati air bersih. Warga setiap tahun kesulitan mendapatkan air, termasuk air bersih, untuk kegiatan sehari-hari," ujar Camat Gunem Teguh Gunawarman saat acara penyerahan penyaluran air bersih bantuan Semen Indonesia dalam keterangan perusahaan kepada merdeka.com di Jakarta, Kamis (10/11).

Advertisement

Menurut Teguh, wilayah yang selalu kesulitan air adalah Dusun Wuni yang berada di Desa Kajar. Dusun berpenduduk 125 kepala keluarga (KK) atau 700 jiwa. "Warga harus mengangsu (menimba air) dari desa tetangga, Desa Waru yang masuk Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora sejauh 1 km," ujar Teguh.

Suwarti, salah seorang warga mengaku, setiap hari harus mengambil air dengan berjalan kaki dan menempuh jalan terjal dan menanjak. Dalam sehari, dia hanya mampu mengambil air 1-2 jerigen untuk keperluan rumah tangganya, dengan membeli Rp 5.000 per jerigen.

Direktur Utama PT Semen Gresik, Sunardi Prionomurti mengatakan, bantuan tandon ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga yang selama bertahun-tahun kesulitan mendapatkan air. Warga terbebas dari kesulitan mendapatkan air, serta beban biaya akibat harus membeli air.

Advertisement

"Bertahun-tahun warga di sini, kesulitan air, apalagi air bersih. Dengan adanya tandon ini, kami berharap dapat bermanfaat bagi warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari."

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengaku sangat bersyukur atas bantuan tandon tersebut. "Saya bersyukur, rakyat saya segar, kecukupan air. Fasilitas air seperti ini belum pernah ada sama sekali. Kami juga sangat berterima kasih kepada warga di Desa Waru, Jepon, Blora, yang bersedia memberikan sumber airnya untuk dipakai warga di Dusun Wuni," ujar Abdul Hafidz.

Menurut Abdul, kehadiran pabrik semen di wilayahnya terbukti memberikan banyak manfaat bagi warga. Bukan saja air bersih, Semen Indonesia juga telah mengucurkan banyak bantuan CSR untuk masyarakat di Kabupaten Rembang.

"Untuk itu, saya meminta masyarakat mendukung penuh kehadiran pabrik semen di Rembang. Saya terenyuh, prihatin kalau di tempat lain pabrik semen milik asing kok justru tak mendapat penolakan, mengapa yang milik BUMN kok dioyak-oyak dan dihambat. Saya pertanyakan, mana rasa merah-putihnya, nasionalismenya."

Baca juga:
Gubernur Jateng keluhkan masalah pabrik semen Rembang ke Jokowi
Paska putusan MA, 70 warga Rembang geruduk KPK & Kementerian LHK
Putusan MA soal PT Semen Indonesia, warga Rembang surati Ganjar
MA kabulkan gugatan PK, karyawan PT Semen Indonesia terancam di-PHK
Ratusan warga Rembang demo dukung pabrik Semen tetap berdiri

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.