Selesaikan masa keberangkatan haji, Garuda Indonesia terbangkan 107.526 jemaah
Maskapai nasional Garuda Indonesia pada hari Sabtu (26/08) kemarin, telah berhasil menyelesaikan masa keberangkatan penerbangan haji dengan menerbangkan sebanyak 107.526 jemaah calon haji dengan ketepatan waktu (on time performance/OTP) sebesar 98,2 persen.
Maskapai nasional Garuda Indonesia pada hari Sabtu (26/08) kemarin, telah berhasil menyelesaikan masa keberangkatan penerbangan haji dengan menerbangkan sebanyak 107.526 jemaah calon haji dengan ketepatan waktu (on time performance/OTP) sebesar 98,2 persen.
Calon jemaah haji tersebut diterbangkan dari sembilan embarkasi yang terbagi dalam 277 kelompok terbang (kloter). Terdiri dari embarkasi Banjarmasin sebanyak 5.510 jemaah, embarkasi Balikpapan sebanyak 5.746 jemaah, dan embarkasi Banda Aceh sebanyak 4.463 jemaah.
Embarkasi Jakarta sebanyak 22.790 jemaah, embarkasi Lombok sebanyak 4.546 jemaah, embarkasi Medan sebanyak 8.375 jemaah, embarkasi Padang sebanyak 6.337 jemaah, embarkasi Solo sebanyak 33.892 jemaah, dan embarkasi Makassar sebanyak 15.867 jemaah.
Melalui keterangan resminya, Garuda Indonesia mencatat pelaksanaan masa keberangkatan dilakukan dalam dua gelombang, yaitu gelombang pertama ke Madinah, dan gelombang kedua ke Jeddah.
Pelaksanaan gelombang pertama, keberangkatan penerbangan haji ke Madinah tahun ini telah dimulai pada tanggal 28 Juli 2017 hingga 11 Agustus 2017. Sementara untuk gelombang kedua, keberangkatan ke Jeddah juga telah dimulai pada tanggal 12 Agustus 2017 lalu hingga 26 Agustus 2017.
Selain itu, untuk masa kepulangan juga dilakukan dalam dua gelombang dari Jeddah dan Madinah. Untuk pelaksanaan gelombang pertama kepulangan penerbangan haji dari Jeddah tahun ini akan dimulai pada tanggal 6 September 2017 hingga 21 September 2017. Sementara untuk gelombang kedua, kepulangan dari Madinah akan dimulai pada tanggal 22 September 2017 hingga 6 Oktober 2017 mendatang.
Pada pelaksanaan operasional penerbangan haji tahun 2017/1438H ini, Garuda Indonesia menyiapkan sebanyak 14 pesawat berbadan lebar (wide body) yang terdiri dari tiga pesawat Boeing 747-400, lima pesawat Boeing 777-300 ER, dan enam pesawat Airbus 330-300.
Ada pun sebelas di antaranya merupakan pesawat sendiri dan sisanya merupakan pesawat sewa. Jumlah pesawat yang dioperasikan pada musim haji tahun 2017 tersebut menyesuaikan dengan peningkatan trafik Jemaah haji pada tahun 2017/1438H ini.
Selain itu, Garuda Indonesia pada tahun ini juga meningkatkan jumlah awak kabin haji menjadi 558 awak kabin (sebelumnya 442 awak kabin), di mana 57 persen di antaranya merupakan putra-putri daerah. Tujuan Garuda Indonesia merekrut awak kabin dari daerah-daerah embarkasi tersebut adalah merupakan bagian dari pelayanan Garuda Indonesia kepada para Jemaah-khususnya untuk mengatasi kendala komunikasi (bahasa), mengingat sebagian Jemaah hanya mampu berbahasa daerah.
Baca juga:
Gangguan satelit Telkom, 2.000 ATM Bank Mandiri offline
Polisi kantongi ciri-ciri pelaku pemerkosaan karyawati BUMN di Depok
ESDM kaji usulan BPH Migas beri Rp 1 triliun ke Pertamina
Cerita Menteri Rini sulitnya jangkau pulau terpencil di RI
Tingkatkan ekonomi sektor maritim, BUMN sinergikan 7 anak perusahaan
Tantangan bisnis PT Timah capai target produksi 33.000 ton
Jika ganjil genap tak diberlakukan, truk besar dibatasi masuk tol