Sektor Pariwisata Diperkirakan Tumbuh Hingga 4 Persen Tahun Ini
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno memproyeksikan sektor pariwisata dan lapangan kerja bisa tumbuh sebesar 3-4 persen, dan ekonomi kreatif bisa tumbuh 2-3 persen tahun ini.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno memproyeksikan sektor pariwisata dan lapangan kerja bisa tumbuh sebesar 3-4 persen, dan ekonomi kreatif bisa tumbuh 2-3 persen tahun ini.
"2021 kita melihat tren pemulihan berlanjut, pariwisata kita harapkan tumbuh dan lapangan kerja 3 sampai 4 persen dan ekonomi kreatif tumbuh 2-3 persen. Nah, kita harus gerak biar cepat nih guys untuk membangun pondasi untuk kebangkitan sektor pariwisata kita," kata Sandiaga dalam Webinar Membangkitkan Optimisme Industri Pariwisata Nusantara FORWADA, Kamis (4/3).
Dia menjelaskan, pada tahun 2019 share Pariwisata dan ekonomi kreatif kepada PDB masih tumbuh sebesar 7,26 persen. Namun tahun 2020 minus 2,49 persen, dan dari tenaga kerjanya juga tahun 2020 minus 2,49 persen dibanding tahun 2019 sebesar 4,02 persen.
"Kita harapkan di 2021 ini akan rebound. Saya yakin semuanya diawali dengan kenaikan lapangan kerja di sektor sektor utama ini seperti pariwisata dan ekonomi kreatif," ujarnya.
Menparekraf menyebut sektor Parekraf memang paling terdampak, semakin besar tantangan maka semakin baik juga hasilnya nanti jika Indonesia bisa melalui pandemi covid-19. Menurutnya saat ini potret Parekraf sangat memprihatinkan, terlihat dari pertumbuhannya banyak yang minus.
Selain itu, kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik semakin turun karena dampak pandemi covid-19. "Potret kita sekarang nih, sedih deh. Potret kita ini memang lagi betul-betul prihatin guys, bisa berdoa kepada Allah supaya kita segera terbebas dari pandemi karena sektor yang paling terdampak ya kami," ujarnya.
Berdasarkan data Kemenparekraf, data wisatawan mancanegara tercatat menurun, dari tahun 2019 ke 2020 turunnya hampir 75 persen, wisatawan nusantara turunnya 30 persen. Karena kunjungan wisatawan menurun total hampir 1,58 juta pekerjaan terdampak pandemi.
"Tapi kami yakin badai pasti berlalu, kayak judul lagu, badai pasti berlalu setelah kita menahan badai biasanya ada pelangi di penghujung badai," pungkasnya.
Reporter: Tira Santia
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Sandiaga Uno Optimis RI Bisa Jadi Destinasi Wisata Utama di Asia dalam 10 Tahun
Strategi Pemerintah Jadikan Pariwisata Indonesia Pilihan Utama di Asia Pasifik
Penanganan Covid-19 Pengaruhi Persepsi Pasar Soal Pariwisata Indonesia
Imbas Pandemi, Wisman ke RI 2020 Turun jadi Hanya 4 Juta dari 16 Juta di 2019
Tak Kalah Indah dari Nepal, Ini Potret Desa Ledokombo Probolinggo
Kunjungi Hutan 'Lord of The Rings' di Banyuwangi, Puan Maharani Terpesona karena Ini