Segudang pesan Gita Wirjawan untuk mendag baru
Mulai dari implementasi UU Perdagangan, diplomasi dengan WTO hingga diplomasi CPO.
Belum lepas dari ingatan kita saat Gita Wirjawan memutuskan mundur dari jabatannya sebagai Menteri Perdagangan akhir bulan lalu. Keputusannya itu dilakukan dengan pertimbangan fokus menghadapi pelaksanaan konvensi calon presiden yang digelar Partai Demokrat .
Sebelum menyerahkan jabatannya nanti, Gita memiliki pesan khusus untuk Muhammad Lutfi yang secara resmi sudah ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Menteri Perdagangan yang baru. Gita meminta mantan Duta Besar Indonesia untuk Jepang itu menindaklanjuti UU Perdagangan yang baru saja disahkan.
"Saya melihat UU perdagangan yang baru saja keluar itu harus, itu yang baru diketok palu penting sekali. Secara informal saya sudah bicara ke Lutfi karena banyak follow up yang harus dilakukan, termasuk permen-permen terkait agar bisa meningkatkan produk produksi dalam negeri untuk kepentingan konsumsi," ungkap Gita di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (12/2).
Selain itu, Gita meminta agar paket kebijakan pertanian dan negara miskin harus tetap dilanjutkan. Termasuk di antaranya upaya diplomasi dengan organisasi perdagangan dunia (WTO).
"WTO itu kan ada paket pertanian dan paket untuk negara miskin yang harus di follow up juga dalam konteks kebijakan-kebijakan," tandasnya.
Soal diplomasi perdagangan sawit atau CPO, Gita yakin penggantinya itu mampu melakukan pengembangan dan peningkatan sesuai dengan target pemerintah. "Saya yakin Pak Lutfi bisa meneruskan," ucapnya singkat.
Baca juga:
Mendag baru harus rukun dengan Mentan dan Menperin
Kadin minta Mendag baru M Lutfi mampu kurangi impor
SBY saat umumkan Mendag baru pengganti Gita
Lutfi akan perangi impor ilegal di Indonesia
Lutfi: Penunjukan jadi Mendag seperti pertandingan bola