LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Sarinah Gandeng PP dan Wika Bangun Kompleks Bisnis di Jalan Thamrin

Direktur Utama Sarinah, GNP Sugiarta Yasa mengatakan, di atas lahan seluas 1,7 hektare (ha) tersebut akan dibangun dua gedung (tower) yang diperuntukkan untuk area bisnis dan komersil, di antaranya terdiri dari mal, gedung perkantoran, area pameran dan pertemuan, area hiburan serta apartemen.

2019-02-08 13:27:43
Sarinah
Advertisement

PT Sarinah (Persero) menggandeng PT Wijaya Karya (Wika) Tbk dan PT Pembangunan Perumahan (PP) (Persero) Tbk dalam pengembangan kompleks komersil di atas lahan milik Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat.

Direktur Utama Sarinah, GNP Sugiarta Yasa mengatakan, di atas lahan seluas 1,7 hektare (ha) tersebut akan dibangun dua gedung (tower) yang diperuntukkan untuk area bisnis dan komersil, di antaranya terdiri dari mal, gedung perkantoran, area pameran dan pertemuan, area hiburan serta apartemen.

"Di Jalan Thamrin, Wahid Hasyim, Sunda itu kurang lebih 2,8 ha tapi Sarinah yang memiliki lahan 1,7 ha. Yang kita bangun pertama dulu 1,7 ha dulu kita akan bangun untuk menjadi gedung 41 lantai dengan tiga basement. Nanti kita membuat kawasan open jadi smart building juga," ujar dia di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (8/2).

Advertisement

Nilai investasi dari proyek tersebut mencapai Rp 1,8 triliun, di mana sebanyak 70 persen pendanaannya berasal dari pinjaman perbankan BUMN dan sisanya dari internal perusahaan.

"Dengan hitungan kasar saja dengan gedung baru aset Sarinah meningkat empat kali lipat. Nilainya (aset saat ini) kurang lebih Rp 400 miliar," kata dia.

Proyek tersebut rencananya akan mulai dibangun pada Maret 2019. Untuk tahap pertama ditargetkan selesai 2020. ‎"Insya Allah bulan depan sudah mulai groundbreaking. (Waktu pengerjaan)‎ 16 bulan tahap pertama. Tower baru minimal dua . Dengan yang existing artinya ada tiga tower," ungkap dia.

Advertisement

Sementara itu, Direktur Utama Wika, Tumiyana mengatakan, kerjasama antara Sarinah, Wika dan PP tersebut berbentuk join venture, di mana Sarinah memiliki porsi 55 persen. "Kita bertiga, Sarinah sebagai pemilik lahan, jadi majority share holder. Sarinah 55 persen, kita berdua (PP dan Wika) 45 persen," tandas dia.

Reporter: Septian Deny

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Membangkitkan Kembali Sejarah Kejayaan Gedung Sarinah di Malang
Sarinah gandengan Telkom luncurkan Sarinah Store Online
Akhir 2017, Sarinah buka cabang di Arab Saudi dan Hong Kong
Tingkatkan pelayanan, Sarinah buka gerai di Mekkah dan Tokyo
Ekspansi bisnis, Sarinah garap pasar online
Sarinah akan buka 10 cabang di hotel dan bandara seluruh Indonesia

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.