LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Saran Rizal Ramli kurangi tingginya utang luar negeri RI

Ekonom Rizal Ramli menyarankan pemerintah untuk mencari alternatif baru guna mengurangi porsi utang luar negeri Indonesia. Caranya, dengan Debt for Nature Swap yaitu pengalihan utang untuk membiayai konservasi hutan dan kekayaan hayati.

2017-08-11 09:45:11
Utang
Advertisement

Ekonom Rizal Ramli menyarankan pemerintah untuk mencari alternatif baru guna mengurangi porsi utang luar negeri Indonesia. Caranya, dengan Debt for Nature Swap yaitu pengalihan utang untuk membiayai konservasi hutan dan kekayaan hayati.

"Hutan kita itu adalah paru-paru dunia. Dijaga untuk kepentingan warga seluruh dunia. Kita harus berani negosiasi untuk itu. Cara lainnya adalah dengan Loan Swap dan mekanisme Grants. Intinya, jangan hanya ikut maunya kreditor, tapi harus berani negosiasi," ujarnya kepada merdeka.com di Jakarta, Jumat (11/8).

Saat ini, pemerintah memprioritaskan pembayaran utang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sebab, pembayaran utang ini menjadi kemauan pada kreditor.

"Masalah kita kita adalah prioritas utama anggaran adalah masih untuk pembayaran utang. Itu adalah prioritas kreditor. Baru, kemudian pendidikan dan infrastruktur,"

Mantan Menko Maritim ini juga menambahkan tak sepadan membandingkan utang Indonesia dengan Amerika dan Jepang. Amerika, lanjutnya, hanya tinggal cetak mata uang dan jual ke luar negeri. Sementara Jepang, utangnya masih berbunga murah dan tidak bisa didikte kepentingan pemegang surat utang.

Menurutnya, indikator utang yang paling penting sebetulnya bukan persentase utang terhadap GDP, tetapi kemampuan bayar utang terhadap penerimaan dan ekspor. Sementara, posisi utang Indonesia terus naik, namun kemampuan bayar melemah.

"Tentu saja bukan sinyal ekonomi yang baik," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Mengapa pemerintah Jokowi tak bisa membangun tanpa utang asing?
Reaksi pemerintah soal utang Rp 3.706 T, tertawa hingga warisan 98
Menko Darmin: Jangan karena utang bertambah dianggap masalah besar
Enggan bayar utang Rp 49,5 miliar, wanita di China permak wajah
Menkeu sebut utang sebagai pilihan sekaligus strategi pemerintah
Bos BKPM: Utang tinggi tapi RI dapat laik investasi

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.