LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Rupiah terperosok, harga celana jeans dan jaket di Tanah Abang merangkak naik

Salah satu pedagang celana jeans, Al Bahri mengungkapkan, dampak dari pelemahan Rupiah ini cukup berpengaruh pada penjualan di tokonya. Sebab, hampir semua jenis celana yang dijual didatangkan secara impor. Otomatis, dirinya harus memutar otak untuk meningkatkan harga jual di pasaran.

2018-10-10 15:36:58
Rupiah
Advertisement

Dampak pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat atau USD cukup dirasakan oleh sejumlah pedagang pakaian di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Rupiah yang menyentuh di atas level Rp 15.200-an per USD tersebut berdampak pada harga jual untuk semua jenis pakaian impor.

Salah satu pedagang celana jeans, Al Bahri mengungkapkan, dampak dari pelemahan Rupiah ini cukup berpengaruh pada penjualan di tokonya. Sebab, hampir semua jenis celana yang dijual didatangkan secara impor. Otomatis, dirinya harus memutar otak untuk meningkatkan harga jual di pasaran.

"Pastinya ada kenaikan untuk harga jual. 30 persen kenaikannya. Umpama Rp 100 ribu bisa sampai Rp 135-140 ribu. Sementara penjualan juga menurun," kata Albahri saat berbincang dengan merdeka.com, di area Blok B, Pasar Tanah Abang, Rabu (10/10).

Advertisement

Hal senada juga dirasakan oleh Thomas, salah satu pedagang jaket. Dia mengaku, tren pelemahan Rupiah ini membuat dirinya harus menaikan harga jual. Sebab, tingginya bea masuk ditambah dengan depresiasi nilai tukar Rupiah menjadi pertimbangan untuk meningkatkan kembali harga jual.

"Secara dampak memang dirasakan. Dari ongkos bea masuk sudah naik duluan kalau ditambah Rupiah naik lebih parah, berpengaruh kepada harga jual sendiri. Kenaikan bisa 20 persen. Misalnya dari Rp 100 ribu jadi Rp 120 ribu," pungkasnya.

Diketahui, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) masih melanjutkan pelemahan di perdagangan hari ini, Rabu (10/10). Sempat dibuka menguat, Rupiah kemudian kembali terperosok di level Rp 15.200-an per USD.

Advertisement

Mengutip data Bloomberg, Rupiah pagi ini dibuka di level Rp 15.213 per USD atau menguat tipis dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 15.237 per USD. Namun demikian, Rupiah langsung melemah usai pembukaan hingga menyentuh level Rp 15.227 per USD.

Baca juga:
Gerindra minta pertemuan IMF-WB bermanfaat buat RI, bisa buat Rp 10 ribu per USD
Bos bank sentral New York klaim bahwa kebijakan moneter AS perhatikan kondisi global
Barang mewah hingga fesyen bermerek mulai terdampak anjloknya Rupiah
Rupiah masih terperosok di level Rp 15.227 per USD
Rupiah melemah capai 15.000 per USD, PLN khawatir kembali rugi
Ini strategi pengusaha teknologi siasati pelemahan Rupiah

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.